Bencana Banjir Awal Tahun

Banjir Jakarta Telan 9 Korban Jiwa, Pengungsi di Jabar, DKI, dan Banten Mencapai 409.840 Jiwa

Korban meninggal disebabkan terseret arus banjir, tertimbun longsor, tersengat listrik, dan hipotermia.

Banjir Jakarta Telan 9 Korban Jiwa, Pengungsi di Jabar, DKI, dan Banten Mencapai 409.840 Jiwa
Kolase
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan berdasarkan data terakhir pada Jumat (3/1), jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, pada pergantian Tahun 2020 menjadi 37 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengatakan total jumlah pengungsi di utara Pulau Jawa ini pun berjumlah 113.648 keluarga atau 409.840 jiwa.

Rinciannya, di Kabupaten Bekasi jumlah pengungsi 800 KK (kepala keluarga) atau 2.846 jiwa, dengan korban meninggal 1 orang. Di Kota Bekasi terdapat 104.114 KK dengan 366.274 jiwa pengungsi, dan jumlah yang meninggal 3 orang, di Kota Bogor terdapat korban meninggal 1 orang, dan Kota Depok korban meninggal 3 orang. Di Kabupaten Bogor terdapat 3.780 KK atau 13.230 orang mengungsi, dan jumlah korban meninggal 11 orang.

Di Kota Tangerang terdapat 484 KK atau 3.350 orang mengungsi, dengan korban meninggal 1 orang. Pengungsi di Kota Tangerang Selatan 200 KK atau 700 jiwa, dengan 1 orang meninggal.

Di Kabupaten Lebak, terdapat 428 KK atau 1.500 mengungsi, dengan jumlah korban meninggal 7 orang dan hilang 1 orang. Di luar Jawa, tepatnya di Kabupaten Labuhan Batu Utara, korban meninggal 3 orang dan hilang 2 orang.

Jumlah pengungsi di Jakarta Timur 2.318 KK atau 9.122 jiwa, dengan korban meninggal mencapai 7 orang.
Di Jakarta Barat terdapat 391 KK atau 1.103 jiwa mengungsi dan korban meninggal 1 orang. Di Jakarta Selatan terdapat 562 KK atau 8.104 jiwa mengungsi, di Jakarta Utara 36 KK atau 908 jiwa mengungsi, dan di Jakarta Pusat terdapat 535 KK atau 2.703 otang mengungsi dengan korban meninggal 1 orang.

Ramalan Dua Dukun di Tahun 2020, Bilang Bakal Ada Banjir & Tsunami Dahsyat di Wilayah Ini

Melindungi Rumah Tuan, Bobby Si Anjing Pitbull di Cianjur Mati Setelah Bertempur dengan Ular Kobra

Agus mengatakan data dikumpulkan oleh BNPB dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, POLRI, dan sumber lainnya. Korban meninggal disebabkan terseret arus banjir, tertimbun longsor, tersengat listrik, dan hipotermia.

Kepala BMKG menyatakan bahwa hujan deras masih akan berlangsung sampai tanggal 10 Januari 2020. Agar tidak timbul korban lebih banyak lagi maka Kepala BNPB mengimbau agar warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah, agar segera evakuasi ke tempat aman. Jika kondisi banjir sudah surut maka boleh kembali ke rumah msing-masing.

Anies Baswedan Disindir

- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi bulan-bulan karena Jakarta banjir awal tahun 2020.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved