Bencana Kepung KBB

Diterjang Banjir dan Longsor, BPBD KBB Tetapkan Status Tanggap Siaga Bencana Selama 7 Hari

Dari dua kecamatan tersebut, sedikitnya ada 7 desa yang terdampak banjir bandang dan satu desa diterjang longsor.

Diterjang Banjir dan Longsor, BPBD KBB Tetapkan Status Tanggap Siaga Bencana Selama 7 Hari
Tribun Jabar/Hilman
Banjir bandang yang menerjang Perumahan Cimareme Indah, Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat 8 unit motor dan 4 mobil hanyut terbawa air, Selasa (31/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, NGAMPRAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menetapkan status masa tanggap siaga bencana setelah sejumlah daerah di KBB diterjang banjir bandang dan longsor.

Berdasarkan data BPBD KBB, banjir bandang menerjang Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah. Dari dua kecamatan tersebut, sedikitnya ada 7 desa yang terdampak banjir bandang dan satu desa diterjang longsor.

Di Kecamatan Ngamprah, banjir bandang menerjang sejumlah titik yakni di Desa Mekarsari, Cilame, Cimareme, Margajaya dan Desa Gado Bangkong di terjang longsor. Sedangkan di Kecamatan Padalarang, banjir menerjang, Desa Kertamulya, Cipeundeuy, dan Kertajaya.

"Status masa tanggap siaga bencana ditetapkan selama tujuh hari, terhitung tanggal 1 hingga 8 Januari 2020," ujar Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo saat ditemui di Ngamprah, Kamis (1/2/2020).

Selama penetapan status tersebut, pihaknya menyiagakan personel di tiga lokasi banjir, seperti di Desa Lebaksari, Desa Cipeundeuy dan Kompleks Cimareme Indah.

"Kami juga dibantu oleh teman-teman dari relawan. Untuk kebutuhannya belum kita rinci, tapi yang jelas untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih," ucapnya.

Ternyata Ini Obat Sakit Gigi Paling Mujarab, Rasa Nyeri dan Nyut-nyutan Pasti Minggat

Jakarta Banjir, Gubernur Anies Baswedan Disindir Menteri, Diteriaki Warga, Foto Viralnya Jadul

Duddy mengatakan, berdasarkan prakirawan BMKG, puncak musim hujan akan terjadi pada pertengahan Januari atau awal Februari, sehingga ia meminta masyarakat agar warga lebih waspada.

"Tadi sudah didengarkan arahan gubernur dan wakil gubernur, jadi untuk kesadaran masyarakat jangan buang sampah sembarangan," kata Duddy.

Sementara, akibat bencana banjir bandang dan longsor itu, sebanyak 462 KK atau 1.529 jiwa dan ada kelompok rentan yakni 52 balita terdampak dua bencana tersebut.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved