Banjir Jakarta Tak Ganggu Perjalanan KA dari Bandung, Calon Penumpang Tetap Khawatir

Dari catatan keberangkatan kereta api Argo Parahyangan di Stasiun Bandung semua tepat waktu. Begitu juga tidak ada catatan keterlambatan

Banjir Jakarta Tak Ganggu Perjalanan KA dari Bandung, Calon Penumpang Tetap Khawatir
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir di Kelurahan Semanan dan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun, Siti Fatimah

TRIBUNCIREBON.COM - Banjir yang melanda sejumlah lokasi di DKI Jakarta tidak mengganggu perjalanan kereta api relasi Bandung-Jakarta. Manager Humas Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan perjalanan kereta api relasi Bandung-Jakarta dan sebaliknya berjalan seperti biasa dan tidak mengalami kendala seperti pembatalan keberangkatan kereta.

Dari catatan keberangkatan kereta api Argo Parahyangan di Stasiun Bandung semua tepat waktu. Begitu juga tidak ada catatan keterlambatan kedatangan dari Daop 1.

"Sampai saat ini keberangkatan dari Bandung tepat dan tidak ada pembatalan serta penumpukan penumpang. Namun terkait kondisi di Jakarta, secara operasional terus dipantau untuk mengantisipasi berbagai situasi," kata Noxy melalui telepon, Kamis (2/1/2020).

Dari pantauan di Stasiun Bandung Kamis siang, arus penumpang di stasiun tersebut masih normal. Kereta Api Argo Parahyangan relasi Bandung-Jakarta tetap diberangkatkan, begitu juga untuk kereta api jarak jauh ke arah Timur berjalan normal. Meski begitu, kekhawatiran justru dari calon penumpang tujuan Jakarta.

Ridwan (23), warga Panghegar yang bekerja di perusahaan di Banten. Ia mengaku kerap pulang ke Bandung menggunakan jasa kereta api.

"Saya dari Banten naik bus ke Jakarta, naik dari Stasiun Gambir. Sudah biasa begitu. Tapi banjir seperti ini, saya justru khawatir sampai Jakarta nanti, infonya banjir di beberapa tempat di Jakarta Barat sampai Tangerang," katanya.

Melindungi Rumah Tuan, Bobby Si Anjing Pitbull di Cianjur Mati Setelah Bertempur dengan Ular Kobra

Ashanty Ungkap Penyanyi Pria Yang Ingin Dijadikan Selingkuhan, Anang Hermansyah Langsung Ngamuk

Hal serupa diungkapkan Nuraulia (35), warga Derwati. Karyawan perusahaan swasta di daerah Jakarta Selatan ini mengaku sudah langganan naik kereta untuk perjalanan Jakarta-Bandung dan sebaliknya. Kali ini ia khawatir ruas jalan menuju tempat kosnya di Jakarta Selatan terendam banjir.

"Informasi dari teman, ada beberapa jalan yang tergenang banjir. Semoga aja sudah surut, karena repot juga kalau ga ada angkutan umum yang lewat daerah kos saya," kata lelaki yang mengaku belum pernah merasakan banjir yang meluas seperti yang terjadi saat ini di Jakarta.

Waspadai Arus Listrik

Hujan di sejumlah wilayah seperti Bekasi, Gunung Putri, Bogor, Depok, dan Cikarang saat malam pergantian tahun dan masih berlangsung di sejumlah lokasi menyebabkan beberapa wilayah tersebut terendam banjir. Untuk mencegah terjadinya bahaya arus listrik, PLN melakukan pemadaman sementara aliran listrik di wilayah yang terdampak banjir.

"Pemadaman ini dilakukan demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya arus listrik," kata Agung Nugraha, General Manager PLN Unit induk Distribusi Jawa Barat melalui pesan singkat, Rabu (1/1/2020).

Pihaknya juga memohon maaf dan pengertian warga untuk daerah yang terdampak pemadaman listrik disekitar atau dekat lokasi banjir, hal ini terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir.

Berikut ini PLN Jabar menyampaikan imbauan kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air:
1. Matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB)
2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak
3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman
4. Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik. (siti fatimah)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved