VIDEO Heboh Teror Ulat Pohon Jati di Indramayu, Sukardi Senang, Dikumpulkan Untuk Dimakan Keluarga

Ia justru terlihat tengah berjongkok di pinggir jalan mencari ulat-ulat pohon jati yang berjatuhan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Teror ribuan ulat pohon jati di Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu membuat warga setempat takut dan geli.

Pasalnya, ulat itu bergelantungan di tengah jalan dan menganggu aktivitas para pengendara yang melintas di desa setempat saat hendak menuju Jalur Arteri Pantura.

Ulat-ulat itu selalu menempel pada baju dan membuat warga resah.

Namun berbeda dengan Sukardi (49).

Sukardi (49) saat memperlihatkan ulat-ulat pohon jati di telapak tangannya di Jalan Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (1/1/2020).
Sukardi (49) saat memperlihatkan ulat-ulat pohon jati di telapak tangannya di Jalan Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (1/1/2020). (Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman)

Ia justru terlihat tengah berjongkok di pinggir jalan mencari ulat-ulat pohon jati yang berjatuhan.

Sukardi mengaku, ulat-ulat pohon jati itu sengaja ia cari untuk dijadikan sebagai lauk makan keluarganya.

"Ya kalau yang tidak biasa sih takut memang, tapi kalau saya yang biasa tidak takut, cuma kan warga sini tidak ada yang tahu kalau ini itu sebenarnya bisa dikonsumsi, makanya ini saya lagi nyari buat dimakan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (1/1/2020).

Disampaikan Sukardi, kebiasaan mengonsumsi ulat pohon jati sudah ia lakukan sejak masih tinggal di Yogyakarta dahulu.

Ulat itu disebutkan dia, tidak menimbulkan rasa gatal saat disentuh dan aman untuk dikonsumsi.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved