Viral

VIDEO VIRAL Siswa Sekolah Pelayaran di Jakarta Menangis Kesakitan Ditampar Senior, Ini Kronologinya

Sebuah video yang menunjukkan aksi penamparan oleh senior pada juniornya kembali viral di media sosial.

VIDEO VIRAL Siswa Sekolah Pelayaran di Jakarta Menangis Kesakitan Ditampar Senior, Ini Kronologinya
Tribun mataram Kolase/Facebook
VIDEO VIRAL Siswa Sekolah Pelayaran di Jakarta Menangis Kesakitan Ditampar Senior, Ini Kronologinya 

Penyelidikan terkait penyebab kematian paskibraka Tangerang Selatan, Aurellia Qurratuaini masih berlangsung.

Polisi masih mencari kemungkinan adanya unsur kekerasan fisik dalam latihan paskibraka Tangerang Selatan yang membuat Aurellia Qurratuaini meninggal secara mendadak.

Lebih lanjut, proses latihan paskibraka Tangerang Selatan akan diselidiki secara khusus oleh polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian  Aurellia Qurratuaini, anggota Paskibraka Tangerang Selatan.

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Selatan telah memeriksa saksi yakni pelatih anggota paskibraka.

 

Kematian paskibraka Tangsel masih misteri.
Kematian paskibraka Tangsel masih misteri. (TribunStyle Kolase)

"(Saksi yang diperiksa) yang melatih, panitia siapa saja. Kita tanyakan semua siapa yang melihat," kata Argo kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Argo menyebut pihaknya menggali informasi terkait kegiatan selama proses pelatihan anggota paskibraka.

"Kita meminta keterangan awal dibentuknya (regu Paskibraka) dan kegiatan sehari-hari seperti apa, latihannya seperti apa.

Kita masih dalam taraf pemeriksaan saksi ya," ungkap Argo.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota paskibraka asal Tangerang Selatan dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019) pagi.

Aurel yang terdaftar sebagai siswa Kelas XI MIPA 3 SMA Islam Al Azhar BSD menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya yang berlokasi di Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang.

Ayah Aurel, Farid Abdurrahman (42) mengatakan, latihan paskibra yang dijalani anaknya sudah berlebihan. Farid bisa menyampaikan itu karena pernah menjadi anggota paskibraka.

 

Perlakuan berlebihan itu diberikan oleh para seniornya, bukan para pelatih paskibraka.

"Jadi campur tangan senior di luar pelatih ini yang merupakan teror beban psikologis yang sangat luar biasa," ujar Farid.

 

Pihak keluarga sebenarnya belum membuat laporan terkait misteri kematian Aurel. Namun, polisi tetap menyelidiki kasus ini. (Kompas.com/RINDI NURIS VELAROSDELA)

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul Video Viral Perploncoan di Sekolah Pelayaran, Perekam Cengengesan, Junior Usap Air Mata Kesakitan

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved