Breaking News:

17 Tempat Wisata di Jogja Ini Cocok Dikunjungi Untuk Nikmati Malam Tahun Baru 2020, Yuk Coba Ke Sana

Bagi Anda yang belum memiliki destinasi wisata untuk merayakan malam pergantian tahun, tak ada salahnya menyimak daftar wisata di Jogja ini.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
(TRIBUN JOGJA/HAMIM)
Pesta kembang api Tugu Pal Putih Yogyakarta 

Bagi yang bertanya, apa kelebihan Tebing Breksi dibanding dengan destinasi wisata lainnya? Sebenarnya, tebing ini sama dengan tebing lainnya. 

Hanya saja, ada ukiran-ukiran berukuran super besar yang menghiasi setiap dinding tebing. Ukiran itu biasanya dijadikan tempat untuk berswafoto dan menjadi foto favorit pengguna Instagram.

Tebing Breksi memang bisa diukir. Hal ini dikarenakan permukaan tebing itu adalah kapur. Tak heran, ada ukiran cukup besar yang menghiasi dinding-dindingnya.

Tebing Breksi
Tebing Breksi (instagram.com/explorejogja)

Hiasan itu tak hanya dijadikan tempat berswafoto, tapi juga tempat untuk melakukan foto pre-wedding. Maka, tidak ada salahnya jika Anda mencoba berfoto di sini.

Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. 

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. 

Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.

Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja. 

Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya. Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

5. Spot Riyadi

Sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar kawasan Cnadi Prambanan dalam rangka menyambut pergantian tahun yang diabadikan dari Sammbirejo, Prambanan, Sleman,DI Yogyakarta, Senin (1/1/2018).
Sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar kawasan Cnadi Prambanan dalam rangka menyambut pergantian tahun yang diabadikan dari Sammbirejo, Prambanan, Sleman,DI Yogyakarta, Senin (1/1/2018). (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Tak kalah dari tempat-tempat wisatalainnya. Sebab tempat ini dapat dijadikan lokasi untuk menikmati sunset ataupun kembang api saat acara tahun baru. 

Spot Riyadi yang beada di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Untuk menuju kelokasi tersebut memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota.

Panorama kota yang memanjakan mata, terlihat seperti bintang-bintang kecil yang berada di bawah. Jika pengunjung beruntung, biasanya disini tampak keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona. 

Jam buka mulai pukul 05.00-23.00 WIB. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun tetap harus membayar biaya parkir sekitar Rp 2000/kendaraan bermotor dan Rp 5000/kendaraan.

6. Kaliurang

kaliurang light festival
kaliurang light festival (youtube)

Tempat satu ini tentu tak bisa dilewatkan sebab lokasi wisata satu ini masuk dalam daftar untuk merayakan pesta tahun baru. 

Meski letaknya berada di Utara Kota Yogyakarta, kwasan Kaliurang ini selalu menjadi primadona tersendiri. 

Bagi yang ingin menikmati pergantian tahun di area pegunungannya Yogya, area Kaliurang ini menjdi spot yang menarik.

Tidak ada salahnya Anda juga mencoba bermalam di sekitar vila atau hotel di sekitar Kaliurang.

Sebab seperti bukit Turgobatau Turgo Hill biasanya menyajikan pesta lampu yang menarik sekaligus pesta kembang api. 

Setelah Anda menikmati malam tahun baru yang menarik, Anda juga dapat menyaksikan gagahnya Gunung Merapi di pagi hari.

7. Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark (SKE)
Sindu Kusuma Edupark (SKE) (instagram.com/skedupark)

Taman bermain ini bisa menjadi opsi rekreasi keluarga. Hal ini dikarenakan Sindu Kusuma Edupark memiliki wahana permainan yang bisa dinikmati segala usia. Dengan begitu, anggota keluarga bisa rekreasi di tempat ini, menghabiskan waktu bersama keluarga.

Sindu Kusuma Edupark tak jauh dari Kota Yogyakarta. Letaknya di Jalan Jambon, Sinduadi, Sleman. Jangan lupa, jika mengunjungi taman bermain tersebut, diharapkan untuk mengabadikan momen seru bersama keluarga di sejumlah wahana permainan Area bermain ini bukapada pukul 08.00-23.00 WIB. 

Selain itu biasanya menjelang malam tahun baru, Sindu Kusuma Edupark juga menggelar berbagai macam acara dan hiburan. 

Tak ketinggalan pula dengan pesta kembang api yang sudah disiapkan. Anda juga dapat melihat indahnya kembang api yang menghias langit Jogja melalui bianglala.

8. Candi Prambanan

Candi Prambanan Destinasi Wisata di Yogyakarta yang Pernah Menjadi Lokasi Syuting Idol Korea Selatan
Candi Prambanan Destinasi Wisata di Yogyakarta yang Pernah Menjadi Lokasi Syuting Idol Korea Selatan (pinterest.id)

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-19. Candi tersebut juga merupakan situs warisan dunia yang diakui UNESCO di Jawa Tengah.

Kompleks Candi Prambanan tersebut Raya Solo - Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo kurang lebih 17 km ke arah timur dari Yogyakarta.

Candi tersebut juga pernah dikujungi para artis Negeri GIngseng tersebut pada Mei 2013 dan B.A.P pada pembukaan Asian Games 2018. Pada Mei 2013, masih digunakan untuk pengambilan gambar variety show Korea Selatan ‘Barefoot Friends’. 

Sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar kawasan Cnadi Prambanan dalam rangka menyambut pergantian tahun yang diabadikan dari Sammbirejo, Prambanan, Sleman,DI Yogyakarta, Senin (1/1/2018).
Sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar kawasan Cnadi Prambanan dalam rangka menyambut pergantian tahun yang diabadikan dari Sammbirejo, Prambanan, Sleman,DI Yogyakarta, Senin (1/1/2018). (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Para arktor dan aktris tersebut mendapatkan tantangan untuk tidak menggunakan alas kaki dan diminta untuk berfoto dengan orang asing.

Biasanya di kawasan ini para pengunjung akan dapat menikmati hiburan seperti pagelaran seni dan budaya ‘Sendratari Ramayana’.

Tak hanya itu biasanya Candi Prambanan juga menjadi tempat untuk mengadakan konser hingga pesta kembang api untuk pergantian maam tahun baru.

9. Gunung Purba Nglanggeran

Senja di Embung Nglanggeran
Senja di Embung Nglanggeran (Foto: Internet)

Pernah mendengar tentang gunung purba? Ternyata, Yogyakarta memiliki gunung purba yang terbentuk kurang lebih 70 juta tahun lalu. Letaknya di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Tak heran, nama gunung itu kemudian menjadi Gunung Api Purba Nglanggeran karena letak wilayahnya. Hingga kini, gunung purba itu bisa menjadi daerah wisata di Yogyakarta yang banyak digemari pelancong.

Pengembangan daerah wisata Gunung Api Purba Nglanggeran itu tak lepas dari tangan Karang Taruna Bukit Putra Mandiri di tahun 1999.

Awalnya, tarif masuk gunung hanya Rp 500, namun kini sudah mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu.

Pada 2008, Badan Pengelola Desa Wisata Nglanggeran mengambil alih tempat tersebut untuk menambah berbagai fasilitas.

Dengan begitu, destinasi wisata itu bisa semakin banyak pengunjung karena fasilitas yang lengkap.

Disebut gunung api purba karena pada 60 juta tahun lalu, gunung ini aktif di dasar laut. Namun, adanya perubahan situasi daratan, maka gunung ini pun muncul di permukaan.

Tinggi gunung itu diperkirakan mencapai 700 meter dengan luas kawasan pegunungan mencapai 48 hektar.

Gunung Api Purba Nglanggeran, Destinasi Wisata dari Jutaan Tahun Lalu
Gunung Api Purba Nglanggeran, Destinasi Wisata dari Jutaan Tahun Lalu (instagram.com/gunungapipurba)

Apa saja hal yang menarik di Gunung Purba Nglanggeran? Ada banyak. Pengunjung bisa melakukan panjat tebing, berkemah, piknik, outbond atau hanya sekedar melihat-lihat keindahan panorama alam.

Tentu, Gunung Api Purba Nglanggeran ini bisa digunakan untuk panjat tebing. Hal ini dikarenakan tebing tergolong berbatu andesit, terbentuk dari aktivitas gunung api purba.

Sehingga, itu membentuk bongkahan-bongkahan yang bisa meningkatkan adrenalin pegiat olahraga panjat tebing.

Ada beberapa variasi rute pemanjatan di tebing gunung, mulai yang ringan, sedang hingga tinggi. Jika Anda baru pertama kali, disarankan untuk memilih kategori ringan. Kawasan tebing di gunung ini selalu ramai di kunjungi oleh para pemanjat.

Di tahun 2019, Gunung Api Purba Nglanggeran ini dijadikan tempat untuk kegiatan Indonesia Climbing Festival (ICF).

Pemilihan gunung itu sebagai tempat kegiatan karena destinasi tersebut memiliki panorama alam eksotik.

Kawasan ini juga menjadi tempat yang menarik untuk menikmati pergantian tahun. Selain itu, disini juga ada Embung Nglanggeran yang dapat menjadi tempat yang pas menikmati akhir tahun. Sebab, di sekitar embung banyak dihiasi dengan lampu warna-warni sehingga tampak menawan.

10. Bukit Bintang

Destinasi Wisata Bukit Bintang, Menikmati Malam dari Ketinggian
Destinasi Wisata Bukit Bintang, Menikmati Malam dari Ketinggian (instagram.com/maghfirra)

Destinasi wisata ini memang cukup terkenal dan banyak menjadi incaran para pengunjung karena tempatnya yang relatif dekat dan harganya yang cukup murah.

Di sini, pengunjung bisa melihat pemandangan kota dari atas bukit. Sembari melihat pemandangan, adapula kuliner yang bisa dicicipi menambah nikmat suasana. Anda juga dapat menikmati pesta kembang api dari ketinggian. 

Bukit Bintang ini berada di tepi jalan yang menghubungkan antara Yogya dan Wonosari. Tepat di kilometer ke-15, bukit ini sebenarnya bernama Hargo Dumilah.

Akan tetapi, karena letaknya yang membuat para pengunjung bisa melihat bintang, maka dinamakan Bukit Bintang.

Bagi yang berminat berwisata ke sini, sebaiknya Anda memilih waktu di malam hari, dimana bintang-bintang itu benar-benar terlihat.

Juga, dataran yang lebih rendah akan diterangi oleh lampu. Pemandangan itu terlihat gemerlap dari atas.

Jika beruntung, Anda juga bisa melihat kelap-kelip lampu pesawat yang melintas diatas langit Yogyakarta. Seru bukan?

Bukit Bintang saat senja.
Bukit Bintang saat senja. (tribunjogja/gilang satmaka)

Untuk menuju Bukit Bintang Yogyakarta, Anda bisa menyiapkan kendaraan pribadi. Dari Kota Yogyakarta, Anda mulai mengambil jalan ke arah Piyungan. Jalannya memang lurus namun mendaki.

Namun, jangan takut, pendakian tersebut hanya sampai di tikungan Bokong Semar.

Bukit Bintang memang tak jauh, hanya berkisar 20 km dan ditempuh dalam 40 menit perjalanan. Namun, perlu diingat, Anda wajib berhati-hati, mengingat jalanannya menanjak dan berkelok-kelok, bahkan tingkungannya relatif tajam dan curam. 

Hindari berkendara di belakang truk besar dengan muatan penuh. Terkadang, mereka mogok di tengah jalan ketika rem blong.

Jangan lupa untuk menggunakan pakaian agak tebal untuk menuju kemari. Pasalnya, udara di malam hari cukup dingin, sehingga memungkinkan Anda untuk menggigil ketika menggunakan pakaian tipis.

Berapa harga tiket masuk? Uniknya, Bukit Bintang tak seperti tempat wisata lain yang membutuhkan tiket masuk.

Tempat ini sebenarnya adalah tempat peristirahatan, sehingga untuk menikmati keindahan malam di sana, Anda bisa menikmatinya secara gratis.

Bukit Bintang juga telah bertransformasi menjadi lebih baik, setelah adanya renovasi. Tempat tersebut kini lebih bisa dinikmati karena tersedia beberapa fasilitas umum yang bisa digunakan.

11. Queen of The South Resort, Parangtritis

Queen of The South Resort, Parangtritis
Queen of The South Resort, Parangtritis (instagram.com/queenofthesouth_resort)

Salah satu kawasan yang menarik untuk menikmati suasana malam di Yogyakarta yaitu Parangtritis. 

Jika Anda bosan dengan suasana kota, Anda dapat mencari ambiens berbeda di Queen of The South Resort.

Biasanya tempat tersebut menyediakan berbagai macam acara dan juga hiburan.

Meski letaknya berada di perbukitan Pantai Parangtritis, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk menikmati malam tahun baru. 

12. Hutan-hutan Pinus Imogiri

Hutan Pinus Imogiri
Hutan Pinus Imogiri (instagram.com/explorejogja)

Di dengar dari namanya saja, wilayah hutan pinus tersebut sudah terbayang keindahannya. Suara nyanyian dedaunan dan hembusan angin membuat Anda tak ingin meninggalkan lokasi ini. 

Di sini Anda juga dapat menikmati malam tahun baru dari perbukitan. 

Anda juga dapat mengunjungi berbagai macam tempat wisata pinus seperti Pintu Langit Dharmo, Bukit Lintang dan masih banyak lainnya. 

Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berdekatan. Namun, untuk spot foto yang ada di setiap tempat tentu berbeda-beda. Jika Anda cukup waktu untuk mengeliling semua spot foto gunakanlah sebaik-baiknya. 

Setiap lokasi Hutan Pinus Anda akan merogoh kocek senilai Rp 5000. Akan tetapi, jika ingin berfoto di spot-spot foto, Anda akan dikenakan biaya tambahan. 

13. Heha Sky View 

HeHa Sky View Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul
HeHa Sky View Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul (instagram.com/hehaskyview)

Heha Sky View memang baru saja dibuka pada 2019. Tempat wisata ini menjadi ramai pengunjung sebab menjadi perbincangan di media sosial beberapa waktu lalu.

Heha Sky View kini sedang naik daun lantaran tempat tersebut menawarkan pemandangan alam khas perbukitan dan tentu saja instagramable.

Meski baru saja dibuka tempat tersebut mampu menarik perhatian para treveller atau pemburu foto cantik untuk datang ke destinasi yang terletak di Gunung Kidul ini.

Untuk menikmati panorama alam nan mempesona, para pengunjung wajib membeli tiket dengan tarif Rp 10.000/orang pada pukul 10.00-16.30.

Jika ingin menikmati gemerlap lampu Jogja dan berkunjung pada pukul 16.30-23.30, pengunjung akan dikenakan biaya Rp 15.000/orang.

HeHa Sky View,Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul
HeHa Sky View,Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul (instagram.com/hehaskyview)

Heha Sky View sendiri merupkan sebuah restoran yang terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi dengan spot foto selfie di antaranya teras kaca, sky bridge dan kolam.

Bagi pengunjung yang ingin berpose di teras kaca akan dikenakan biaya kurang lebih Rp 30.000 dan untuk jasa sewa foto Rp 5.000. 

Heha Sky View ini terletak di Jalan Dlingo-Patuk, Desa Patuk, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DIY. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung memerlukan waktu 43 menit atau 18,6 kilometer dari kota Yogyakarta.

Dari pusat Yogyakarta ambil arah jalan Wonosari lalu lurus saja ke timur sampai ke Piyungan dan menuju ke Bukit Bintang.

Tetap ikuti jalur tersebut hingga menemukan pos PJR Patuk lalu belok ke arah kanan sampai menemukan pertigaan. Sampai pertigaan ambil arah ke kanan dan tetap ikuti jalan hingga menemukan Heha Sky View. 

14. Pantai Ngrawe

Pantai Ngrawe, Destinasi Wisata Baru yang Tergolong Unik di Gunung Kidul
Pantai Ngrawe, Destinasi Wisata Baru yang Tergolong Unik di Gunung Kidul (instagram.com/machekoo)

Pantai Ngerawe merupkan pantai baru yang ada di kabupaten Gunung Kidul. Nama pantai ini memang cukup asing di telinga para pelancong khususnya bagi para pecinta pantai. Seperti pantai-pantai lain yang ada di Gunung Kidul, pantai Ngrawe memiliki ke eksotisan yang dapat memanjakan mata. 

Keindahan serta keunikan pantai ini tak patut untuk dilewatkan ketika berkunjung ke kota Gudeg ini. Mengusung konsep taman di pinggir pantai dan dihiasi oleh pohon palm, membuat pantai tersebut berbeda dengan pantai-pantai lain di kabupaten ini.

Tentu pantai Ngrawe memancing daya tarik pengunjung, sebab pantai tersebut sangat cantik ketika menyediakan spot foto yang instagramable. 

Pantai Ngrawe, Destinasi Wisata Baru yang Tergolong Unik di Gunung Kidul
Pantai Ngrawe, Destinasi Wisata Baru yang Tergolong Unik di Gunung Kidul (instagram.com/pantaingrawe)

Untuk mengunjungi destinasi ini, pengunjung tak bisa langsung memarkirakn mobil atau kendaraan pribadi di dekat pantai.

Anda perlu memarkirkan kendaraan dengan tarif yang cukup terjangkau yakni Rp 3000 untuk sepeda motor. 

Pantai ini berlokasi di kelurahan Kemadang, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Gunung Kidul.

Lebih tepatnya terletak di antara Pantai Baron dan Pantai Kukup. Sebelum melakukan pembangunan pantai ini masih tersembunyi. Untuk jalan menuju Pantai Ngrawe ini pun pengunjung harus menunggu ombak air laut surut dulu. 

15. Pantai Jungwok

Pantai Jungwok
Pantai Jungwok (instagram.com/explorejogja)

Pantai Jungwok terkenal dengan keindahan alamnya yang masih alami.

Jika Anda berkunjung ke pantai Jungwok maka bersiaplah untuk terhipnotis dengan putihnya pasir yang terbentang luas dan birunya laut berpadu dengan laut yang dapat memanjakan mata setiap orang melihatnya. 

Di sini Anda juga dapat menikmati malam tahun baru bersama teman-teman bahakan orang terdekat. Sebab pantai ini juga sering digunakan sebagai lokasi camping lantaran suasananya yang cukup sepi dan nyaman.

Tentu saja para pengunjung yang memilih lokasi ini untuk camping harus tetap menjaga kebersihan pantai, sebab pantai Jungwok ini masih dikenal sebagai tempat yang alami dan belum tercemar. 

Meski pantai ini terkenal sebagai tempat yang angker, namun nampaknya tak menghentikan langkah para pengunjung untuk menikmati panorama alam yang sayang untuk dilewatkan. 

Pantau Jungwok memiliki ukuran pantai yang lebih kecil dibanding pantai-pantai yang berada di kabupaten tersebut.

Sunrise nan megah di Pantai Jungwok.
Sunrise nan megah di Pantai Jungwok. (tribunjogja/gilang satmaka)

Anda juga dapat menyaksikan indahnya habitat laut seperti bintang laut, bermacan-macam jenis ikan hingga berbagai macam rumput laut. 

Pantai Jungwok mempunyai bentuk garis yang melengkung sehingga tampak eksotis. Apabila dilihat dari kejauhan, pantai ini terlihat seperti pantai pribadi yang memberikan rasa dan nyaman bagi pengunjung. 

Ketika Anda sudah berada di pantai Jungwok maka Anda dapat melihat keindahan tambahan yaitu sebuah pulau kecil yang membentang di tengah laut.

Pulau tersebut rindang tak tak berpenghuni. Namun, pengunjung dapat memanfaatkan pemandangan tersebut untuk mengabadikan momen bak di pantai sendiri. 

Batu karang yang membentang besar pun turut menjadi penghuni pantai tersebut. Batu itu sering disebut dengan watu topi atau batu topi, sebab bentuknya yang seperti topi.

Biasanya watu topi ini dimanfaatkan oleh para nelayan untuk memancing. 

Anda juga dapat menemukan patrick si bintang laut, ikan hingga lobster di balik setiap batu karang yang menyebar disekitar pantai. 

Tak hanya itu, pantai Jungwok dekat dengan pantai Wediombo, pantai Greweng, pantai Jogan dan pantai Nglambor.

Pantai ini berloksi di Pendowo, Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. 

16. Pantai Greweng

Pantai Greweng, Surga Tersembunyi yang Menyimpan Misteri
Pantai Greweng, Surga Tersembunyi yang Menyimpan Misteri (instagram.com/pantaigreweng)

Pantai Greweng bak surga tersembunyi di Gunung Kidul. Kabupaten ini menyimpan banyak keindahan pantai yang masih belum diketahui banyak orang, begitu pula dengan berbagai kisah yang tersembunyi dibalik panorama mempesona.

Pantai Greweng tak hanya seperti surga tersembunyi di Gunung Kidul. Keberadaannya mungkin tak banyak diketahui orang lantaran posisinya yang masih jarang dikunjungi penikmat pantai. 

Namun, sesampainya di sana, Anda juga tak akan rugi berkat panorama alam yang begitu indah dan suasannya yang tenang.

Debur ombak dan suara burung pantai akan memberikan kedamaian bagi pikiran dan hati dikala ingin melepas penat. 

Disini Anda akan merasakan perbedaan yang mencolok saat kesibukan sehari-hari menguasai pikiran dan tenaga dengan heningnya pantai. 

Barisan bukit nan hijau mengelilingi pantai dan bentang pasir putih nan lembut menyempurnakan suasana magis. 

Pantai Greweng, Surga Tersembunyi yang Menyimpan Misteri
Pantai Greweng, Surga Tersembunyi yang Menyimpan Misteri (instagram.com/pantaigreweng)

Untuk menuju pantai Greweng, Anda akan disajikan dengan pemandangan ladang dan pertenakan warga sekitar dan batuan kapur yang membentang luas.

Tak sampai disitu, setelah melewati batuan kapur, akan Anda temui sebuah perbukitan yang dapat mengintip birunya laut dan luasnya alam semesta melalui celah-celah bukit. 

Tak luput dari ke eksotisannya, pantai Greweng menyimpan sebuah misteri yang berkaitan dengan rimbunan pohon di sekitar pantai.

Rimbunan pohon tersebut tumbuh di jalan setapak menuju ke arah pantai. Konon ditempat itulah makhluk tak kasat mata itu tinggal. Bagi Anda yang dapat merasakan hal mistis, mungkin akan merasakan hawa yang berbeda. 

Anda sebaiknya berhati-hati dan membaca larangan yang sudah tertera di setiap sudut. Sebab, larangan tersebut hanya diberi tanda pembatas tali rafia yang artinya tidak boleh dilewati.

Di tengah rimbunan pohon itu, Anda dapat menemukan sungai yang berasal dari sumber mata air. Di area pepohonan itu juga terdapat larangan tidak boleh mengambil sesuatu dari situ. 

Pantai ini juga memiliki gua yang biasanya digunakan bertapa. Di sekeliling gua tersebut juga diberi pembatas tali rafia agar tidak sembarang orang dapat masuk ke dalam gua tersebut.

Rumornya gua tersebut juga memberikan suasana yang mistis jika Anda menengoknya dari mulut gua.

17. Pantai Kesirat

Pantai Kesirat Gunungkidul
Pantai Kesirat Gunungkidul (instagram @explorejogja)

Obyek wisata Pantai Kesirat merupakan destinasi wisata yang terletak di desa Gunung Kidul.

Keindahan alam yang bahari memikat hati para pecinta pantai. 

Pantai Kesirat terdengar asing di telinga tak seperti tempat wisata pada umumnya.

Birunya air dan putihnya pasir tak mengecewakan para pengunjung untuk bersantai sejenak disana. 

Pesona alam yang natural masih bisa dinikmati para pengunjung.

Disini pengunjung dapat memancing, mengabadikan momen bersama kerabat terdekat, serta menikmati kuliner di pinggir pantai.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Ini Dia 17 Spot Wisata di Jogja yang Ada Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2020

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved