Cerita Saksi yang Sempat Tawarkan Diri Mengantar Korban Penganiayaan ke Rumah Sakit Setelah Dianiaya

Sebelumnya, Ujang tega menghabisi nyawa saudara sendiri yakni Yaya (35) dengan cara melakukan serangkaian penganiayaan.

Cerita Saksi yang Sempat Tawarkan Diri Mengantar Korban Penganiayaan ke Rumah Sakit Setelah Dianiaya
Istimewa
Pelaku penganiyaan saat ditangkap anggota Polres Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, NGAMPRAH - Ujang Rohman alias Bule (27) sempat menawarkan diri untuk mengantarkan Yaya (35) ke rumah sakit sesaat setelah melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia.

Sebelumnya, Ujang tega menghabisi nyawa saudara sendiri yakni Yaya (35) dengan cara melakukan serangkaian penganiayaan.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Babakan RT 5/7, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (23/12/2019).

Pemuda di Ngamprah Ini Tega Menganiaya Saudaranya Sendiri Hingga Tewas, Begini Kronologisnya

KISAH MENGHARUKAN, Seorang Penjual Cobek Sukses Kuliahkan Istrinya Hingga S2 di Makassar

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, mengatakan, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa Yaya tidak tertolong, hingga akhirnya pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Sementara Korban naik motor bertiga dengan tetangganya," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Cisarua, Selasa (24/12/2019).

Saat korban dibawaa ke klinik Medica, kondisinya tidak sadarkan diri, kemudian korban dirujuk ke rumah sakit IMC Cimareme hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Korban meninggal karena tusukan pisau dan saat ini tersangka sudah kita amankan," katanya.

Penuh Luka Sayatan di Bagian Wajah, Begini Kronologis Penemuan Mayat Pria Tanpa Busana di Indramayu

TKW Majalengka yang Tewas di Singapura, Meninggalkan Anak yang Masih SD, Keluarga Hanya Bisa Pasrah

Hanya butuh waktu tiga jam setelah mendapat laporan, polisi langsung menangkap pelaku di daerah Sawah Lega, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi dan saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Padalarang.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHPidana) dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved