Sidang Ketiga Anak Bupati Majalengka

VIDEO - Terdakwa Anak Bupati Majalengka Irfan Nur Alam Berikan Saksi di Atas Kitab Suci Al-Qur'an

satu bulan sebelum kejadian, dirinya sempat bertemu dengan Panji untuk membantu menengahi masalah Panji dengan Andi Salim.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sidang ketiga Anak Bupati Majalengka digelar pada hari ini, Senin (23/12/2019).

Pada sidang yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri kelas II Kabupaten Majalengka itu, Terdakwa Irfan Nur Alam memberikan saksi untuk dua terdakwa lainnya.

Agenda itu sedikit bergeser lantaran pada agenda yang disampaikan Penasehat Hukum Irfan, Kristiawanto beberapa waktu lalu mengatakan bahwa agenda sidang pada hari ini, yakni menghadirkan saksi ahli dari Penuntut Umum dan saksi meringankan dari Penasehat Hukum.

Sebelum memberikan kesaksian, Irfan Nur Alam berjanji di atas kitab suci Al-Qur'an oleh Ketua Majelis Hakim agar memberikan keterangan sejujurnnya dan tidak berbohong.

TONTON VIDEO DI SINI:

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Agus Robani langsung mencecar pertanyaan kepada saksi Irfan Nur Alam.

Termasuk meminta penjelasan mengenai awal kedatangan saudara Panji Pamungkasandi ke Majalengka dari awal hingga akhir.

"Sebelum peristiwa berlangsung, saya sedang di Bandung acara liburan keluarga. Kemudian sekitar pukul 05.00 WIB ada pihak keluarga nelpon ke sopir saya, perihal kedatangan Panji di rumah saya. Saya sarankan agar mereka bergeser ke Ruko di Cigasong," ujar Irfan dalam kesaksiannya, Senin (23/12/2019).

Waria Tercantik di Thailand Ini Menikah dengan Konglomerat Cina, Ini Penampakan Sebelum Jadi Ladyboy

BREAKING NEWS: Ezechiel N Douassel Mengundurkan Diri & Tak Akan Perkuat Persib Bandung Musim Depan

Mantan Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman Hadiri Sidang Anak Bupati Majalengka

Menurutnya, arahan agar massa Panji bergeser ke ruko di Cigasong, berkaca pada pengalaman sebelumnya yang membuat kegaduhaan di kawasan rumahnya, hingga mengganggu tetangga rumahnya.

Sebab, satu bulan sebelum kejadian, dirinya sempat bertemu dengan Panji untuk membantu menengahi masalah Panji dengan Andi Salim.

"Saat datang ke rumah saya malam kejadian di kelurahan Cijati, dari laporan keluarga yang di rumah, Panji dan kawan-kawan sempat menggas mobilnya berkali-kali, hingga membuat suasana bising dan mengganggu tetangganya," ucapnya dihadapan persidangan. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved