Breaking News:

Dendam Ibu Kandungnya Diperkosa, Siswa SMK di Pasuruan Nekat Tusuk Pelaku, Ini Faktanya

Dendam tersebut muncuat ketika ibu pelaku diperkosa oleh korban saat dirinya duduk di bangku kelas 6 SD.

shutterstock
Ilustrasi pisau 

5. Kasus Serupa, Penjual Pisang Molen di Surabaya Tusuk Leher Seorang Sales

Hanya karena motornya tersenggol, Budi Utomo tega menusuk leher seorang sales air mineral Fandik Setiawan.

Terdakwa yang merupakan pedagang pisang molen ini tak berkutik saat jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. 

Sidang beragendakan keterangan saksi menghadirkan saksi korban Fandik Setiawan yang mengalami luka di lehernya tak bisa berkata lantang.

Urat pita suaranya robek akibat ditusuk terdakwa Budi. 

Fandik bersama dua rekannya yang bekerja di perusahaan air mineral itu membeberkan kronologi kejadian. 

Pada  28 September 2019, saat itu Fery Widiyanto dan Oktian Ari bersama Fandik hendak mengantarkan barang air mineral. 

Oktian mengisahkan mobil pick up-nya melewati jalan yang sempit tepatnya di Jalan Kembang Kuning Surabaya.

Lantaran berpapasan dengan mobil akhirnya pick up yang dikemudikan saksi korban Fandik menyerempet motor terdakwa yang berada di sisi jalan. 

"Karena sama-sama nggak mau ngalah akhirnya mobil kami maju sedikit dan menyerempet motor terdakwa. Lalu terdakwa keluar rumah cekcok dengan Fandik," terang Oktian bersaksi, Kamis, (12/12/2019). 

Motor terdakwa pun hanya lecet di bagian spion. Akan tetapi terdakwa gelap mata. Ia pun mengambil sebilah pisau dari tas ronjot lalu langsung menusuknya. 

Kedua rekannya ketakutan menyaksikan peristiwa itu. Mereka pun langsung membawa rekannya ke rumah sakit. 

Setelah itu, barang bukti sebilah pisau berukuran 30 cm tersebut ditunjukkan.

Hakim ketua  Jihad Arkhanuddin pun geram. Sebab dari pisau itu lah, Fandik harus diopname satu bulan dan terancam suaranya tidak normal kembali. 

"Bagaimana kalau keluargamu yang ditusuk itu. Kamu sudah ada niatan untuk kenapa bawa pisau? cuma motor kesenggol aja langsung menusuk orang," kata hakim Jihad geram. 

Terdakwa Budi Utomo mengakui perbuatannya dilakukan karena reflek.

 "Ya nggak ada niatan Pak reflek saja," terangnya. 

Akibat perbuatannya ini, Budi Utomo dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. 

 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Siswa SMK di Pasuruan Nekat Tusuk Tetangga karena Dendam Ibu Kandungnya Diperkosa, Ini 5 Faktanya

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved