Breaking News:

CEO BUMDes Kabupaten Majalengka Minta BUMDes Lebih Mandiri dan Aktif, Agar Menyumbang Pendapatan

BUMDes yang mandiri itu ke depannya dapat menyumbangkan sebagian keuntungannya terhadap pemberdayaan masyarakat desa.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
CEO BUMDes Kabupaten Majalengka, Rudi Pardianto. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- CEO Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Majalengka, Rudi Pardianto meminta BUMDes di wilayah Majalengka lebih mandiri dan mengangkat potensi usaha.

Hal itu mengingat pentingnya peningkatan ekonomi di tingkat desa.

"Selain itu, BUMDes harus lebih aktif lagi, mengingat saat ini masih sedikit BUMDes yang ada benar-benar aktif," ujar Rudi kepada Tribuncirebon.com, Kamis (19/12/2019).

Jokowi Perintahkan Waduk di Jakarta Dikeruk, Pemprov DKI: Enggak Disuruh Juga Kami Kerjakan

INI Manfaat Tak Terduga dari Bawang Merah dan Kapur Barus, Bisa Mengubah Uban di Rambut

INI 6 Tim yang Melaju ke Babak 8 Besar Liga 3 Indonesia 2019, Dua Pertandingan Masih Berlangsung

Menurutnya, BUMDes yang selama ini berjalan di desa-desa di Kabupaten Majalengka harus menjadi motor atau penggerak perekonomian.

Agar, BUMDes dinilai aktif keberadaannya.

"Sehingga, nanti ke depan, BUMDes lebih mandiri. Tidak selalu harus dibantu oleh anggaran dana desa," ucap dia.

Rudi menambahkan, BUMDes yang mandiri itu ke depannya dapat menyumbangkan sebagian keuntungannya terhadap pemberdayaan masyarakat desa.

"Nantinya, BUMDes itu menjadi percontohan ekonomi. Dari masyarakat untuk masyarakat desa tersebut," kata Rudi.

Dendam Ibu Kandungnya Diperkosa, Siswa SMK di Pasuruan Nekat Tusuk Pelaku, Ini Faktanya

5 Peristiwa Hewan Serang Tuannya, Tokek Gigit Bibir Bocah, Hingga Pedangdut Tewas Dipatuk Ular Kobra

MANFAAT Daun Dewa, Tingkatkan Kualitas Sperma Hingga Ampuh Obati Diabetes

Sementara, Kepala Desa Sidamukti yang BUMDesnya cukup aktif, Karwan mengatakan BUMDes di desanya kurang mendapat suport antara satu desa dengan desa lainnya.

Ia menginginkan, adanya silang produk anatara produk salah satu desa dengan desa lainnya.

"Misalnya, jika di BUMDes A punya produk unggulan, maka produk lain dari desa B, C dan seterusnya, bisa saling melengkapi. BUMDes antar desa harus terbentuk. Itu pentingnya silang produk antar BUMDes," ujar Karwan. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved