Breaking News:

Berita Majalengka

WASPADA 70 Desa di Kabupaten Majalengka Rawan Bencana Pergerakan Tanah, Begini Tanggapan Kepala BPBD

Sebanyak 70 desa yang tersebar di sebagian kecamatan di Kabupaten Majalengka rawan terhadap bencana pergerakan tanah.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Sebanyak 70 desa yang tersebar di sebagian kecamatan di Kabupaten Majalengka rawan terhadap bencana pergerakan tanah.

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka disebutkan bahwa jumlah tersebut tersebar di 13 Kecamatan.

Gara-gara Sopir Merokok Setelah Isi Bensin, Mobil ini Terbakar Hebat di SPBU Jumbleng Indramayu

Jaga Ginjal Tetap Sehat, Hindari 5 Asupan Makanan dan Minuman Ini, Terrmasuk Mayones, Kok Gak Boleh?

70 desa itu, yakni Desa Batujaya, Karayunan, Baribis, Jatimulya, Munjul, Sidamukti, Babakan Jawa, Cicurug, Sindangkasih, Cibodas, Kulur, Cengal, Anggrawati, Cieurih, Cipicung.

Kemudian, Desa Bantarujeg, Gununglarang, Sukamenak, Haurgeulis, Cikidang, Cinambo, Wado Wetan, Silihwangi, Babakansari, Cimangguhilir, Cipeundeuy, Sindanghurip, Salawangi, Lebakwangi, Ciranca, Cimuncang, Jagamulya, Banyusaru, Malausma, Werasari, Buninagara, Sukadana.

Setelah itu, ada Desa Mekarwangi, Sinargalih, Mekarmulya, Cigaleuh, Sadawangi, Margajaya, Lemahputih, Cibulan, Kalapadua, Bangbayang, Cipasung, Borogojol, Argamukti, Tejamulya, Cibunut, Sagara, Sukasari Kidul, Sukadana, Haurseah, Gunungwangi, Cikaracak.

VIDEO Detik-detik Evakuasi Wanita yang Setengah Badannya Terkubur Reruntuhan Akibat Ditabrak Truk

Adapun, Desa Pasirayu, Payung, Sindangpanji, Ujungberung, Lengkong Kulon dan Wetan, Bantaragung, Wangkelang, Maniis, Cidadap, Sedaraja dan Kondangmekar.

Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan daerah-daerah itu mengalami potensi gerakan tanah menengah tinggi.

Pada zona itu, disampaikan dia, dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal.

Empat Orang Tersambar Petir Saat Berteduh di Saung, Satu Tewas, Ini Tips Agar Tak Tersambar Petir

"Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalamai gangguan," ujar Agus, Rabu (18/12/2019).

Agus mengaku, jika wilayah Kabupaten Majalengka memang rawan bencana pergerakan tanah.

Selain itu, bencana longsor dan banjir juga merupakan bencana lain yang berpotensi terjadi di Majalengka.

Hilman Wajdi, Putra KH Hasyim Muzadi Meninggal Dunia Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Ini Faktanya

"Bencana pergerakan tanah terjadi di wilayah Majalengka selatan yang merupakan dataran tinggi, sedangkan banjir dan longsor rawan terjadi di wilayah Majalengka utara," ucap dia.

Untuk menghadapi beberapa bencana tersebut, Agus menambahkan pihaknya bersama Badan Geologi Bandung telah melakukan survei terhadap bencana-bencana yang dinilai rawan.

Selain itu, giat sosialisasi juga terus dilakukan kepada masyarakat dalam mengantisipasi bencana tersebut.

VIRAL Pria Yang Idap Stroke Menjerit Kesakitan Saat Dipukul Tongkat Oleh Sang Istri Hingga Berdarah

"Jika ada bencana di wilayah manapun, masyarakat dapat segera melaporkan kepada aparat setempat atau bisa hubungi kami," kata Agus.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved