Breaking News:

HUJAN Deras Sungai Citarum Meluap, Begitu Terowongan Nanjung Dibuka, Air Pun Langsung Surut

Terowongan ini berfungsi meningkatkan kapasitas aliran Sungai Citarum di kawasan Nanjung yang semula 570 meter kubik per detik, menjadi 669 meter kubi

Istimewa
Proyek pembuatan terowongan Curug Jompong di Nanjung Kabupaten Bandung akan rampung pada akhir 2019 ini. 

"Tadi malam kita operasikan Cieunteung saat air mulai naik, petugas diturunkan untuk operasikan pompa. Cieunteung berfungsi atasi banjir di bagian atas kolam retensi, sekitar Sungai Cigado. Kata staf kami, Sungai Cigado tidak meluap, artinya Cieunteung sudah menjalankan fungsinya, air dibuang ke Citarum," katanya.

KISAH Pasangan Suami Istri Tak Pernah Berhubungan Intim, Padahal Telah 11 Tahun Menikah

Seorang Warga Ketakutan Mendengar Suara Mendesis, Khawatir Ada Truk Yang Menabrak Rumah Lagi

Masih Pengerjaan

Sebelumnya diberitakan, Pembangunan Terowongan Nanjung yang dibuka saat banjir kali ini terletak di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Proyek tersebut mulai dikerjakan sejak 2018 dengan nilai kontrak Rp 316 miliar. Diameter dua terowongannya adalah 8 meter dan panjang 230 meter.

Terowongan ini berfungsi meningkatkan kapasitas aliran Sungai Citarum di kawasan Nanjung yang semula 570 meter kubik per detik, menjadi 669 meter kubik per detik. Dengan demikian, terowongan ini mempercepat aliran Sungai Citarum saat banjir sehingga mengurangi lama genangan dan luas genangan di daerah Selatan Bandung.

Terowongan ini satu sistem dengan belasan program yang juga dilakukan BBWS Citarum, yakni normalisasi Upstream Citarik, Embung Gedebage, Kolam Retensi Cieunteung, sampai Floodway Cisangkuy. Sistem ini akan meningkatkan kapasitas Sungai Citarum sehingga mengurangi luas genangan sekitar 700 hektare.

Bob mengatakan total luas genangan banjir semula sebelum sistem ini rampung adalah 3.461 hektare. Luas genangan ini akan berkurang menjadi 2.761 hektare setelah semua proyek rampung. Jumlah keluarga yang terbebas dari banjir pun diperkirakan sampai 14.000 keluarga.

"Terowongan nanjung miliki tugas terakhir dari pekerjaan-pekerjaan di hulunya. Airnya akan masuk ke Citarum dan tugas terowongan ini melepas air ke Saguling. Pekerjaan yang dikerjakan sampai saat ini 95 persen, pengerjaan dua terowongan sudah selesai," kata Bob saat menerima kunjungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Dadang Nasser di lokasi pembangunan Terowongan Nanjung, Sabtu (16/11).

Di bagian outlet terowongan, katanya, ada sedimen trap untuk mengumpulkan sedimentasi sampai 6.000 meter kubik sedimentasi. Di kawasan ini, dibangun juga jembatan sepanjang 80 meter untuk kebutuhan operasi dan pemeliharaan dan 1,1 kilometer jalan inspeksi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan terowongan ini adalah salah satu dari 16 pekerjaan normalisasi yang tengah dikerjakan di Citarum untuk mengatasi banjir. Selain normalisasi sungai, pembuatan floodway, sampai oxbow, pemerintah tengah membangun kolam retensi selain di Cieunteung.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved