Breaking News:

Banjir di Bandung Raya

Banjir Sepaha Orang Dewasa di Dayeuhkolot Paksa Pengguna Kendaraan Turun dan Naik Delman

Tampak juga beberapa pertokoan memilih tutup karena bagian depan halamannya turut tergenang banjir.

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Cipta Permana
Sejumlah warga memilih untuk menghentikan kendaraannya dan menggantinya dengan menaiki delman juga berjalan kaki, untuk mengindari genangan banjir yang terjadi di Jalan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung. Rabu (18/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Bandung Raya pada Selasa (17/12/2019), selain berdampak pada meningginya permukaan debit air di beberapa sungai, tetapi juga menyebabkan banjir di beberapa titik di wilayah Kabupaten Bandung, salah satunya di Kecamatan Dayeuh Kolot.

Banjir yang menggenang setinggi lulut hingga paha orang dewasa tersebut, telah memutus arus lalu lintas dari Bandung menuju Baleendah dan Banjaran.

Bahkan sejumlah kendaraan pun memilih menepikan kendaraannya dan memilih menggantinya dengan menggunakan delman, yang tersedia di depan Masjid Besar Ash-Sofia, Dayeuhkolot.

Hal itu dilakukan guna menghindari mogok bila memaksakan menembus genangan banjir.

Tampak juga beberapa pertokoan memilih tutup karena bagian depan halamannya turut tergenang banjir.

Selain memilih menggunakan delman, beberapa masyarakat pun memilih untuk berjalan kaki menembus banjir, guna melanjutkan perjalanan.

Salah seorang pengemudi ojek, Agus Ramdhani (39) mengaku, banjir pertama kali terjadi pada dini hari, dengan menggenangi kawasan Andir, disusul Cigosol, Leuwi Bandung, hingga Dayeuh Kolot.

"Sekitar jam 02.00 WIB, wilayah yang tergenang pertama dari Andir, lalu Cigosol, Leuwi Bandung, Dayeuh Kolot," ujarnya saat ditemui di sisi Jalan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung. Rabu (18/12/2019).

KISAH Pasangan Suami Istri Tak Pernah Berhubungan Intim, Padahal Telah 11 Tahun Menikah

Baru Tahu, Ternyata Ini Obat Sakit Gigi Paling Mujarab, Rasa Nyeri dan Nyut-nyutan Pasti Minggat

Menurutnya kawasan yang paling parah tergenang berada di Andir dan Cigosol. Sebab, kedua kawasan tersebut merupakan wilayah terendah.

"Banjirnya dari sini (Dayeuh Kolot), sampai jembatan, terus cagak (pertigaan) yang ada pom bensin, juga masih banjir," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang warga Baleendah, Ahmad Saripuddin (40). Menurutnya banjir sudah menjadi langganan tahunan bagi wilayah di Baleendah dan sekitarnya setiap hujan deras terjadi di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu dirinya berharap adanya solusi dari pemerintah dan pihak terkait lainnya guna mengatasi banjir musiman tersebut.

"Mudah-mudahan Pemerintah Provinsi juga Kabupaten/Kota bisa duduk bersama untuk mencari solusi dari banjir yang tiap tahun datang," katanya saat ditemui di depan Masjid Ash-Sofia Jalan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved