Breaking News:

Nasional

Menteri Edhy Prabowo Kesal Dengan Kata Tenggelamkan Ala Susi Pudjiastuti: Move On !

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo rupanya sensitif dengan kata "ditenggelamkan".

(Dokumentasi Kementerian KP)
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat sertijab dengan Susi Pudjiastuti di Kementerian KP, Jakarta, Rabu (23/10/2019) 

TRIBUNCIREBON.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo rupanya sensitif dengan kata "ditenggelamkan".

Saat mendengar kosakata yang dipopulerkan pada era Susi Pudjiastuti itu, mimik wajah Edhy langsung menunjukkan raut ketidaksenangan.

BREAKING NEWS: Atap Sebuah Kios di Pasar Jatibarang Indramayu Disapu Angin Puting Beliung

Dia pun meminta kepada awak media untuk mengganti kata "tenggelamkan" dengan kosakata yang lain.

"Kamu itu ngomong ditenggelamin, kayak bahasanya cuma tenggelamkan saja. Come on. Maju, maju, move on, move on!" ucapnya kepada semua awak media ketika ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Dia menyebutkan, pihaknya telah bertindak tegas dalam hal penangkapan kapal illegal fishing.

MENGERIKAN, Pria Ini Tega Bunuh Wanita dan Makan Otak Korban Gara-gara Hal Ini

Akan tetapi, masalah KKP tidak hanya sekadar penenggelaman kapal, tetapi juga bagaimana menyejahterakan kehidupan nelayan.

"Masalah kita menenggelamkan kapal akan saya lakukan tiap saat. Tapi, bukan itu intinya, yang penting kan soal nelayan. Kalau ada kapal, kami telah melakukan penangkapan banyak. Kayak bahasanya cuma bahasa ditenggelamin yang bisa dipelajari," katanya.

Susi Pudjiastuti - Beda Era Menteri Susi dan Menteri Edhy Prabowo terkait Penenggelaman Kapal
Susi Pudjiastuti - Beda Era Menteri Susi dan Menteri Edhy Prabowo terkait Penenggelaman Kapal (kolase/tribunnews)

Mengenai penghibahan kapal yang disita negara karena illegal fishing, politisi dari Partai Gerindra itu sedang mempelajarinya agar kapal tersebut memberikan manfaat besar, baik itu dari segi pendidikan, nelayan, maupun untuk keperluan negara.

"Belum, masih proses lagi kan. Secara prinsip kapal itu sudah ada, tinggal diarahkan ke mana ini mau kita pelajari. Apakah nanti memang kita kasih ke BUMN, apakah kita kasih ke lembaga pendidikan untuk jadi pelajaran atau apakah kita kasih ke KKP atau siapa," tuturnya.

Momen Haru Cut Tari dan Richard Kevin Menangis Saat Sungkeman, Sang Suami Berikan Mahar Fantastis

Dari 72 kapal yang disebutkan, ada 29 unit kapal di Kota Batam dianggap masih laik jalan. Edhy tak ingin kapal yang nantinya dihibahkan justru malah dijual untuk kepentingan pribadi.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved