WASPADA Memasuki Musim Penghujan Kabupaten Majalengka Rawan Banjir, Pergeseran Tanah dan Longsor.

Apalagi, hujan kini mulai turun dengan intensitasnya yang lumayan tinggi dan berkala.

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat setidaknya ada tiga bencana yang berpotensi terjadi Majalengka.

Apalagi, hujan kini mulai turun dengan intensitasnya yang lumayan tinggi dan berkala.

Tiga bencana itu, yakni banjir, pergeseran tanah dan longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan secara keseluruhan bahwa wilayah yang termasuk dalam bahaya longsor terdapat di sebagian besar Majalengka bagian selatan.

Adapun, beberapa wilayah itu, yakni Tejamulya, Sangiang, Mekarwangi, Haurseah, Sukadana, Sukasari Kidul, Cibunut, Sukasari Kaler, Sadasari, Wangkelang, Sedareja, dan Cimuncang.

"Semua daerah itu tersebar di beberapa kecamatan di daerah selatan," ujar Agus Permana, Kamis (12/12/2019).

Lanjut Agus, daerah tersebut merupakan dataran pegunungan yang memiliki tingkat kecuraman yang tinggi.

Oleh karena itu, pihaknya memiliki beberapa tips untuk mengantisipasi bencana tersebut.

"Ada imbauan untuk masyarakat Majalengka dalam menghadapi bencana longsor ini," ucapnya.

LOWONGAN KERJA, Ada Banyak Loker Hari Ini, Guru, Sekretaris, Desain Graphic dan Masih Banyak Lagi

ZODIAK HARI INI, Cinta dan Kasih Sayang Orang Terkasih Bakal Membuat Sagitarius Cemerlang Bekerja

Adapun hal-hal yang dapat dilakukan pada pra bencana longsor di antaranya, jangan membuang sampah sembarangan, perbanyak menanam pohon di sekitar lereng, hindari melakukan penggalian pada daerah bawah lereng terjal dan jangan bermukim atau mendirikan bangunan di tepi lembah sungai terjal.

"Selain itu saat terjadi longsor kita harus tetap waspada. Segera mencari tempat aman dan hindari lembah sungai serta daerah rendah lainnya. Terakhir segera hubungi aparat desa atau pihak berwajib," tutur Agus Permana.

Dan pada pascabencana longsor yang harus dilakukan adalah menanami kembali daerah yang terkena longsor.

Konsultasikan kepada ahli geoteknik dan lakukan trauma healing pada pengungsi.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved