Ujian Nasional Dihapus Pada Tahun 2021, Begini Tanggapan Bupati Majalengka

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menanggapi atas informasi penghapusan Ujian Nasional (UN) yang dikeluarkan oleh Mendikbud

Ujian Nasional Dihapus Pada Tahun 2021, Begini Tanggapan Bupati Majalengka
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Bupati Majalengka Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Bupati Majalengka, Karna Sobahi menanggapi atas informasi penghapusan Ujian Nasional (UN) yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Karna Sobahi menjelaskan, awal diterapkannya UN sendiri merupakan sebagai alat standarisasi Nasional.

Walaupun, kata dia, UN tidak menentukan lulus atau tidaknya seseorang.

UN Dihapus, Kepsek SMAN 1 Sindang Indramayu Minta Pemerintah Buat Program Pengganti Yang Lebih Baik

Bocah Ini Menangis dan Mengadu Ke Orang Tua Usai Dicabuli di Rumah Kosong, Pelaku Diarak Warga

"Sebagai alat ukur nasional kan, awalnya kan begitu. Kemudian, menjadi kriteria kelulusan. Nah, sekarang digugat lagi tentang UN ini tidak perlu diadakan," ujar Karna Sobahi saat ditemui dalam giat Rakor Inovasi Tingkat Kabupaten, Kamis (12/12/2019).

Menurut Karna Sobahi, evaluasi dalam proses pembelajaran itu wajib dilakukan. Hanya selama ini UN tersebut terlalu disakralkan di akhir studi.

"Sebenarnya saya belum membaca secara lengkap latarbelakang filosofi atau alasan-alasan mengapa UN dihapus."

"Kemudian pengganti UN yang sentral sebagai alat evaluasi itu apa, ya kita belum baca itu, karena wacana ini sudah lama kan, oleh karena itu saya berpendapat UN itu masih dibutuhkan," ucap dia.

Lucinta Luna Berduaan di Ranjang Bareng Atta Halilintar, Singgung Aurel Hermansyah, Bahas Apa?

Sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan, Karna beranggapan sebenarnya UN itu masih dibutuhkan.

Menurutnya, UN hingga saat ini dijadikan sebagi alat standarisasi Nasional dan tidak mengikat serta menentukan lulus tidaknya seseorang untuk dijadikan input kolektif.

"Tapi kalau kebijakan menteri sekarang UN dihilangkan nanti alat pengganti evaluasinya apa, saya belum tahu," kata Bupati.

Rocky Gerung Menyebut Erick Tohir Hanya Pencitraan, Terkait Soal Pemecatan Dirut Garuda Ari Askhara

Dengan demikian, jika memang keputusannya UN akan dihapus pada 2021 nanti, Pemkab Majalengka tentu wajib mengikuti keputusan tersebut.

Namun, sebagai ahli bidang pendidikan, dirinya berhak mengkritisi atas apa yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang kebijakan penghapusan UN.

KISAH Mengharukan Atlet Lari Anak Lomba Pakai Sepatu Berbahan Perban Bedah, Bisa Raih 3 Medali

"Asal ada penggantinya, jangan sampai anak itu tidak ada motivasi, karena tidak ada UN para generasi penerus bangsa menjadi lembek outputnya," ujarnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved