Breaking News:

Ujian Nasional Dihapus, Kadisdik Kabupaten Cirebon: Anak Tidak Dipusingkan dan Resah Sebelum UN

Asdullah mengatakan, penghapusan UN sama halnya dengan sistem zonasi, di mana dapat memberikan kesempatan siswa yang unggul di bidang luar akademik.

tribun cirebon/Hakim Baihaqi
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar 

Laporan wartawan Tribuncirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Makarim, mengeluarkan program kebijakan pendidikan merdeka belajar, salah satunya menghapus ujian nasional (UN) pada 2020.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar, mengatakan, akan ada dampak negatif serta positif setelah kebijakan tersebut diluncurkan oleh Kemendikbud.

Dari segi negatif, kata Asdullah Anwar, siswa yang memiliki prestasi terutama dalam bidang akademik, tidak bisa memanfaatkan hasil UN sebagai modal utama masuk jenjang pendidikan selanjutnya.

"Positifnya, anak tidak harus dipusingkan dan resah sebelum UN," kata Asdullah saat ditemui di Hutan Kota Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/12/2019).

Asdullah mengatakan, penghapusan UN sama halnya dengan sistem zonasi, di mana dapat memberikan kesempatan siswa yang unggul di bidang luar akademik.

"Secara umum, kami setuju," katanya.

Diberitakan Tribuncirebon.com sebelumnya, Nadiem Makarim memastikan bahwa program UN akan tetap dilaksanakan pada 2020. Namun, pada 2021 program ini akan diganti dengan asesmen.

"Pada tahun 2021, UN itu akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter," ujar Nadiem saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Mendikbud Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional, Ini Penggantinya

UJIAN Nasional Bakal Dihapus, Ini 2 Program Pendidikan yang Bakal Diterapkan di Indonesia

Nadiem mengungkapkan UN tetap dipertahankan pada 2020 dengan pertimbangan telah dilakukan persiapan oleh pihak sekolah dan siswa untuk menghadapinya.

"Untuk 2020, UN akan dilaksanakan sesuai seperti tahun sebelumnya. Jadi 2020, bagi banyak orangtua yang sudah investasi buat anaknya belajar mendapat angka terbaik di UN itu silakan lanjut untuk 2020. Tapi itu hari terakhir UN seperti format sekarang diselenggarakan," tutur Nadiem Makarim.

Perubahan program UN ini termasuk dalam empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”.

Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved