Siswa SMP Dianiaya Kakak Kelas

Keluarga Korban Penganiayaan Sadis KM oleh Kakak Kelasnya, Minta Kemenag Lakukan Pengawasan Ketat

Hera Damayanti, mengatakan, pengawasan semacam itu merupakan tanggung jawab pemerintah melalui stakeholder terkait (Kemenag)

Keluarga Korban Penganiayaan Sadis KM oleh Kakak Kelasnya, Minta Kemenag Lakukan Pengawasan Ketat
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI
Bibi KM, Hera Damayanti (tengah), menunjukkan laporan kepolisian saat ditemui di DSPPPA Kota Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (9/12/2019). 

"Keponakan saya bilang badannya diinjak-injak dan dibenturkan ke tembok, tidak cuma dipukuli," kata Hera Damayanti.

Rasakan Perihnya Selang Menancap di Dada, Pria Ini Menyesal Sudah 13 Tahun Jadi Perokok Aktif

Dinilai Janggal, Polisi Akan Selidiki Penyebab Ambruknya Ruang Kelas MTs Negeri 7 Majalengka

Bahkan, diduga para pelaku juga menganiaya menggunakan senjata tajam karena ditemukannya luka sayatan di tubuh korban.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka di bagian dalam kelopak matanya, kaki bengkak, memar di sekujur tubuh, dan lainnya.

Selain itu, hidung korban juga tak berhenti mengeluarkan darah hingga kini.

"Keluarga kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Cirebon Kota," ujar Hera Damayanti.

Dianiaya Menggunakan Raket dan Sabuk

Siswa SMP berinisial KM (13) harus mendapatkan perawatan intensif di RS Pelabuhan Kota Cirebon.
Pasalnya, siswa kelas 7 itu diduga dianiaya oleh kakak kelasnya hingga babak belur.
Bibi KM, Hera Damayanti, mengatakan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (7/12/2019).
Menurutnya, KM dianiaya kira-kira oleh 10 orang yang berstatus kakak kelasnya.
Mereka merupakan siswa SMA yang masih satu lingkungan dengan sekolah korban.
"Keponakan saya dipukuli, bahkan menggunakan raket dan sabuk juga," ujar Hera Damayanti saat ditemui di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (9/12/2019).
Ia mengatakan, KM mengalami luka yang cukup parah di sekujur tubuhnya.
Dari mulai memar, lebam, luka sobek di bagian dalam kelopak mata, dan lainnya.
Bahkan, hingga kini hidung KM tak kunjung berhenti mengeluarkan darah sejak Sabtu lalu.
"Kemarin keluarga besar kami sudah lapor ke Polres Cirebon Kota," kata Hera Damayanti.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Tidak Hanya Dipukul Pakai Raket, KM Juga Diinjak dan Dibenturkan ke Tembok Oleh Kakak Kelasnya

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved