Akibat Banjir Bandang PDAM Tirtawening Gagal Olah, Air Pelanggan Keruh, Warga Jadi Ogah Mandi

Akibat air keruh para pelanggan PDAM sebagian terpaksa tidak mandi karena air tak layak pakai.

Akibat Banjir Bandang PDAM Tirtawening Gagal Olah, Air Pelanggan Keruh, Warga Jadi Ogah Mandi
Kentucky Waterways Alliance
ilustrasi air bersih 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNCIREBON.COM. BANDUNG - Ribuan pelanggan PDAM Tirtawening Kota Bandung terpaksa tak bisa menggunakan air karena air yang mengalir keruh, Minggu (08/12/2019).

Akibat air keruh para pelanggan PDAM sebagian terpaksa tidak mandi karena air tak layak pakai.

Seperti Mira (35) memilih tidak mandi karena jika dipaksakan malah kotor bukannya bersih.

" Untung hari Minggu kerja libur jadi walau tak mandi tak masalah," ujarnya di Bandung.

Sementara Direktur Utama PDAM Tirtawening Sonny Salimi memohon maaf kepada pelanggan karena ada gagal pengolahan.

"Gagal olah karena ada banjir bandang mengakibatkan air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung
mengalami tingkat kekeruhan di atas batas normal," ujar Sonny Salimi.

Menurut Sonny, terjadinya air keruh berawal hari Minggu 8 Desember 2019 terjadi banjir bandang di sumber air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung di wilayah Bandung Selatan.

Akibat banjir membawa longsoran lumpur pekat ke dalam intake Cikalong pada pukul 01.30 dini hari tadi.

MEMANAS Setelah Dicopot Jabatannya Ari Ashkara Diduga Selingkuh, Ini Sosok Pramugari Selingkuhannya

Terungkap Begini Tabiat Pramugari Diduga Selir Ari Askhara, Oplas Hingga Memutasi Manager Jadi OB

"Masuknya lumpur ke intake Cikalong menyebabkan, tingkat kekeruhan air baku meningkat tajam hingga 7000 NTU dengan debit normal," katanya.

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved