Guru Honorer SDN Jatimunggul 1 Indramayu Curhat, 4 Bulan Tak Terima Duit, Nyambi Jadi Pemetik Cabai

Selain kekurangan kursi belajar, SD Negeri Jatimunggul 1 Kabupaten Indramayu juga kekurangan guru mengajar.

Guru Honorer SDN Jatimunggul 1 Indramayu Curhat, 4 Bulan Tak Terima Duit, Nyambi Jadi Pemetik Cabai
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Seorang guru SD Negeri Jatimunggul 1, Rohendi, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Selain kekurangan kursi belajar, SD Negeri Jatimunggul 1 Kabupaten Indramayu juga kekurangan guru mengajar.

//

Seorang guru SD Negeri Jatimunggul 1, Rohendi mengatakan, akibat kekurangan guru itu dirinya mesti merangkap mengajar di dua kelas, yakni kelas 1 dan kelas 2.

"Saya aslinya itu guru honorer di kelas 1, kalau kelas 2 itu tidak ada gurunya, jadi kalau ngajar itu ya bulak balik, dari kelas 1 ke kelas 2," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (5/12/2019).

Selain kelas 2, kelas 3 di SD Negeri Jatimunggul 1 juga tidak terdapat guru kelas.

Untuk kegiatan belajar mengajar mesti dirangkap oleh guru dari kelas lain.

Disampaikan Rohendi, tidak adanya guru kelas itu karena guru yang sebelumnya mengajar keluar dari sekolah.

Mereka yang keluar adalah guru-guru honorer.

Sementara itu, dirinya mengaku sudah 4 bulan mengajar namun hingga saat ini belum menerima gaji honornya.

"Dari Agustus, September, Oktober, November," ucap dia.

Hal tersebut yang membuat dua guru honorer yang sebelumnya mengajar di SD Negeri Jatimunggul 1 memilih untuk keluar dari sekolah.

"Honor saya padahal sekitar Rp 300-400 ribu," ucap dia.

Disampaikan Rohendi, dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan belum dibayarnya gaji honornya tersebut.

Saat Tribuncirebon.com hendak dikonfirmasi, Kepala SD Negeri Jatimunggul 1 sedang tidak ada di sekolah.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved