Guru Honorer di Indramayu 4 Bulan Tak Digaji, Padahal Sebulan Cuma Rp 300 Ribu, Nyambi Metik Cabai

Ia mengatakan, gaji dia selama sebulan mengajar hanya Rp 300-400 ribu per bulan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Seorang guru SD Negeri Jatimunggul 1, Rohendi, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBPN.COM, INDRAMAYU - Rohendi (32) seorang guru honorer di SD Negeri Jatimunggul 1, Kabupaten Indramayu mengaku belum mendapat gaji honor mengajarnya sejak 4 bulan lalu.

"Dari Agustus, September, Oktober, November," ucap dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (5/12/2019).

Ia mengatakan, gaji dia selama sebulan mengajar hanya Rp 300-400 ribu per bulan.

Ia juga tidak mengetahui secara pasti alasan kenapa pihak sekolah belum membayarkan gaji honornya tersebut.

Selain menjadi guru, disampaikan Rohendi ia juga merangkap sebagai penjaga sekolah untuk menambah pundi-pundi rupiah.

"Saya yang buka kunci kelas, juga yang menyapu," ujarnya.

Ia berharap pihak sekolah bisa segera membayarkan gaji honornya tersebut, meninggat Rohendi sudah bekerluarga dan memiliki dua orang anak.

Adapun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari diakui Rohendi, ia kerap kali melakukan kerja paruh waktu sebagai pemetik cabai di kebun milik orang lain.

"Dari metik cabai kalau dapatnya banyak yang punya cabai ngasihnya kadang Rp 20-30 ribu. Tidak setiap hari juga, kalau ada yang ngajak," ujar dia.

Untuk menambah pundi-pundi rupiah, ia juga membuka jasa hotspot wifi di rumahnya.

Setiap orang yang hendak menghubungkan wifi ditarif hanya Rp 2 ribu saja per hari.

Meski demikian, ia menyampaikan tidak ingin berhenti menjadi guru honorer.

Dia sudah terlalu mencintai pekerjaannya sebagai guru.

Terlebih sekolah tempatnya mengajar itu merupakan sekolah tempatnya belajar dahulu.

"Saya juga alumni di sini dulunya," ucapnya.

 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved