Sidang Kasus Vina Garut

Pengacara Terdakwa Vina Garut Menilai JPU Tak Bisa Menunjukkan Bukti Telak, JPU: Belum Waktunya

Pengacara terdakwa Vina Garut menilai JPU tak bisa menunjukkan bukti telak. JPU: Belum waktunya.

Pengacara Terdakwa Vina Garut Menilai JPU Tak Bisa Menunjukkan Bukti Telak, JPU: Belum Waktunya
tribun jabar/firman wijaksana
Terdakwa kasus video asusila 'Vina Garut', Pina Aprilianti digiring petugas dari ruang tahanan menuju ruang persidangan Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Sidang kasus video Vina Garut hari ini, Selasa (3/12/2019) berlangsung selama dua jam.

Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat saksi dalam persidangan.

Usai persidangan, kuasa hukum VA, Asri Vidya Dewi menilai JPU tak bisa menunjukkan satu alat bukti yang telak.

Itu termasuk soal waktu pengambilan video di hotel.

"Kedua saksi yang dihadirkan tidak tahu kapan (video diambil). Dokumen resmi di penginapan juga tidak ada. Bilangnya hilang. Termasuk CCTV juga tidak ada," kata Asri Vidya Dewi, Selasa (3/12/2019).

JPU, Dapot Dariarma, mengatakan, keterangan saksi dinilainya sudah menguatkan terkait kasus itu.

Keempat saksi itu berasal dari penyidik kepolisian, orang tua Rayya, dan dua pemilik hotel.

Jaksa penuntut umum, Dapot Dariarma (kiri) dan Fiki usai sidang kasus video Vina Garut di Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019).
Jaksa penuntut umum, Dapot Dariarma (kiri) dan Fiki usai sidang kasus video Vina Garut di Pengadilan Negeri Garut, Selasa (3/12/2019). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

"Saksi pemilik hotel ada dari Giga 2 dan Citra. Keduanya menerangkan jika lokasi di video itu memang benar di hotel mereka," ujar Dapot.

Dapot menyebut, saat ditunjukkan barang bukti dan dokumentasi lokasi, kedua saksi dari pemilik hotel membenarkan tempat pengambilan video di hotel mereka.

Saat ditanya terkait tudingan kuasa hukum VA soal tak adanya alat bukti yang kuat, Dapot menyebut pada waktunya akan segera diungkap.

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved