Kasus Pengadaan RTH Bandung

KPK Larang Dadang Suganda Tersangka RTH Bandung Bepergian ke Luar Negeri, Berlaku Sampai Maret 2020

KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan RTH di Kota Bandung yakni seorang pihak swasta bernama Dadang Suganda.

KPK Larang Dadang Suganda Tersangka RTH Bandung Bepergian ke Luar Negeri, Berlaku Sampai Maret 2020
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNCIREBON.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi mencegah seorang wiraswasta bernama Dadang Suganda untuk berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Dadang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan ruang terbuka hijau di Pemerintah Kota Bandung tahun 2012.

"Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan dalam penyidikan dengan tersangka DSG (Dadang), Wiraswasta dalam kasus TPK pengadaan RTH di Kota Bandung," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (3/12/2019).

Casuni, Mama Muda Ini Setiap Hari Menangis Menunggu & Ingin Bertemu Sang Anak Yang Diambil Paksa

KISAH Tragis Casuni, Mama Muda di Indramayu Ini Meninggal Akibat Sakit Keras dan Sakit Batin

Febri mengatakan, permintaan larangan berpergian tersebut telah dikirimkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi. Pencegahan tersebut berlaku selama enam bulan ke depan sejak Selasa (26/9/2019) lalu atau berlaku sampai Maret 2020.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan RTH di Kota Bandung yakni seorang pihak swasta bernama Dadang Suganda.

Dadang diduga berperan sebagai makelar dalam pengadaan tanah untuk RTH Bandung dan memperkaya diri sebesar Rp 30 miliar.

"Pemerintah Kota Bandung membayarkan Rp43,65 miliar pada DGS (Dadang). Namun DGS hanya memberikan Rp13,5 miliar pada pemilik tanah," ucap Febri dalam konferensi pers, Kamis (21/11/2019).

Ajakan Hubungan Intim di Ruang Karaoke Ditolak PL Alias Pemandu Lagu, Pria Ini Keluarkan Pistolnya

Seru Nih Nanti Malam, Film Mengisahkan Perdagangan Manusia di Film Jack Reacher Tayang di Trans TV

Penetapan Dadang sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan terhadap tiga tersangka sebelumnya yaitu mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kota Bandung Hery Nurhayat. Kemudian, dua mantan anggota DPRD Kota Bandung, Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet.

Diduga, Tomtom dan Kadar menyalahgunakan kewenangan untuk meminta penambahan anggaran. Selain itu, keduanya berperan sebagai makelar pembebasan lahan.

LEDAKAN di Monas Disebabkan Oleh Granat Asap, Pergelangan Tangan Kiri Korban Terluka & Jari Putus

Hilangkan 4 Menu Makanan Ini, Ibu 37 Tahun Ini Sukses Turunkan Berat Badan Hingga 70 Kg

Sementara itu, Hery diduga menyalahgunakan kewenangan dengan mencairkan anggaran yang tidak sesuai dengan dokumen pembelian.

Selain itu, dia mengetahui bahwa pembayaran bukan kepada pemilik langsung melainkan melalui makelar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Cegah Tersangka Kasus RTH Bandung ke Luar Negeri", https://nasional.kompas.com/read/2019/12/03/13275651/kpk-cegah-tersangka-kasus-rth-bandung-ke-luar-negeri.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Icha Rastika

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved