Breaking News:

Berita Majalengka

BPBD Majalengka Beri Edukasi dan Simulasi Penanggulangan Banjir & Penyelamatan Korban Tenggelam

BPBD Kabupaten Majalengka menggelar sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019).

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Praktek penyelamatan korban tenggelam pada kegiatan sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka menggelar sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019).

Kegiatan itu berkat kerjasama dengan Kecamatan Jatitujuh yang mana daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang rawan bencana banjir.

Casuni, Mama Muda Ini Setiap Hari Menangis Menunggu & Ingin Bertemu Sang Anak Yang Diambil Paksa

KPK Larang Dadang Suganda Tersangka RTH Bandung Bepergian ke Luar Negeri, Berlaku Sampai Maret 2020

Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana melalui Sekretaris Badan, Arie Heryana mengatakan kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Jatitujuh untuk mensosialisasikan, mengedukasi dan simulasi bagaimana penanganan saat menghadapi bencana banjir.

Sebab, menurutnya, wilayah Jatitujuh merupakan wilayah yang tercatat sebagai daerah rawan bencana banjir.

Bawa Persija Jakarta dan Bali United Juara Liga 1 Indonesia, Teco Ungkap Perbedaan Sensasi Juaranya

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Jatitujuh dapat lebih memahami saat menghadapi bencana banjir atau menolong orang tenggelam," ujar Arie kepada Tribuncirebon.com, Selasa (3/12/2019).

Dengan kegiatan itu, lanjut Arie, kedepannya minimal masyarakat Kecamatan Jatitujuh dapat menangani tatkala ada warga yang mengalami kejadian tenggelam.

Camat Jatitujuh, Rony Setiawan pada kegiatan sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019).
Camat Jatitujuh, Rony Setiawan pada kegiatan sosialisasi dan praktek simulasi Search and Rescue (SAR), Selasa (3/12/2019). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Timnas U-23 Indonesia vs Brunei di SEA Games 2019, Misi Menang Besar Garuda, Ini Link Live Streaming

Sehingga, masyarakat dapat memberikan bantuan terlebih dahulu sebelum pihak terkait dapat membantu melakukan evakuasi.

"Tujuannya, minimalkan korban tatkala ada warga yang terkena kejadian tenggelam atau banjir," ucap dia.

Sementara, Camat Jatitujuh, Rony Setiawan menyampaikan, tujuannya menggelar kegiatan sosialisasi dan praktek simulasi SAR, yaitu untuk memperkenalkan dan memberi pengetahuan kepada masyarakat khususnya untuk kaum muda.

TERUNGKAP, Alasan Anak Casuni Diambil Paksa & Tidak Diizinkan Bertemu Oleh Sang Mertua

Paling tidak, jelas dia, para kaum muda tersebut dapat menyelamatkan diri dan menolong orang lain jika bencana banjir dan tenggelam melanda di wilayahnya.

"Ya alhamdulilah, kami bekerjasama dengan BPBD Majalengka mengenalkan kepada kaum muda khususnya di Kecamatan Jatitujuh untuk mengenalkan pertolongan pertama saat kejadian bencana banjir," kata Rony.

Suasana praktek penanggulangan korban tenggelam di Bendung Rentang Jatitujuh
Suasana praktek penanggulangan korban tenggelam di Bendung Rentang Jatitujuh (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Bekerjasama dengan BPBD, diharapkan Rony, masyarakat kaum muda tersebut dapat dilatih dan diberikan pemahaman dalam menghadapi bencana.

KRONOLOGI 2 Anggota TNI Terkena Ledakan Granat Asap di Monas, Dua Jari Tangan Korban Putus

Sehingga, para kaum muda siap untuk menyelematkan diri dan menolong orang lain saat dibutuhkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved