Jabar Region

VIRAL Mahasiswa ITB Meninggal Setelah Kerjakan Skripsi 7 Hari 7 Malam, Sudah Lulus dan Siap Wisuda

Jehuda sudah menyelesaikan tugas akhir dan sudah lulus. Namun sebelum diwisuda, ia meninggal.

VIRAL Mahasiswa ITB Meninggal Setelah Kerjakan Skripsi 7 Hari 7 Malam, Sudah Lulus dan Siap Wisuda
Kolase Tribun Jabar
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi Miming Miharja memberi keterangan terkait seorang mahasiswa ITB yang dikabarkan di medua sosial meninggal dunia usai 7 hari 7 malam mengerjakan skripsi tanpa tidur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM,BANDUNG - Kabar seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) meninggal setelah sebelumnya mengerjakan tugas akhir tujuh hati tujuh malam, viral di media sosial.

Kabar viral itu mencuat di akun twitter @Jechiswa yang kini sudah tidak bisa ditemukan. ‎Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi, Miming Miharja membenarkan informasi yang beredar di media sosial itu. Mahasiswa itu bernama Jehuda Christ Wahyu.

"Betul, yang bersangkutan mahasiswa Fakultas Sekolah Ilmu dan Teknik Hayati ITB, jurusan rekayasa kehutanan. Kami keluarga besar ITB turutk berduka cita," ujar Miming saat dihubungi via ponselnya, Minggu (1/12).

Ia menerangkan, pihak kampus sudah bertemu orang tua. Sejumlah keterangan bisa didapat. Salah satunya, Jehuda menderita tumor otak. Dalam kondisi itu, dia harus menyelesaikan tugas akhirnya.

"Kata keluarga ada tumor otak, kondisi tidak menghendaki dan kondisinya melemah dan kebetulan sedang menyelesaikan tugas akhir juga," katanya.

Menyelesaikan tugas akhir dan masa-masa akhir kuliah di ITB diakui Miming cukup berat. Kata dia, Jehuda menargetkan lulus tepat waktu dengan nilai cukup baik. Selain itu, kata dia, Jehuda mengejar lulus di bulan tertentu.

Reini D Wirahadikusumah, Perempuan Pertama yang Jadi Rektor ITB

SOSOK Prof N.R Reini D. Wirahadikusumah, Rektor Perempuan Pertama ITB, Bukan Orang Sembarangan

"Memang rata-rata menuju tugas akhir agak berat bebannya dan ternyata lulus tepat waktu. Sebetulnya secara umum baik-baik saja. Cuma mungkin ada target dari almarhum sendiri, saya mau bulan tertentu, jadi dikejar targetnya," kata dia.

Menurutnya, Jehuda sudah menyelesaikan tugas akhir dan sudah lulus. Namun sebelum diwisuda, ia meninggal.

"Sudah lulus dan siap diwisuda. Tapi keburu dirawat, tapi sudah sarjana. ‎Urusan akademik sudah selesai," katanya.

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved