Jabar Region

Dua Orang Meninggal Dunia pada 2018, Dinkes Bandung Barat Waspadai Mewabahnya Demam Berdarah

Dinkes KBB mencatat, terjadi 429 kasus DBD dan dua di antaranya meninggal dunia. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian.

Dua Orang Meninggal Dunia pada 2018, Dinkes Bandung Barat Waspadai Mewabahnya Demam Berdarah
hellosehat.com
Demam Berdarah Dengue (DBD): Gejala, Obat, Penyebab. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, NGAMPRAH - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang masyarakat saat memasuki musim hujan.

Berkaca pada musim hujan 2018, Dinkes KBB mencatat, terjadi 429 kasus DBD dan dua di antaranya meninggal dunia. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian Pemkab Bandung Barat.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes KBB, Asep Sutia mengatakan, pada awal musim hujan ini pihaknya sudah memberikan instruksi ke setiap puskesmas untuk melakukan antisipasi penyakit DBD.

"Itu perlu dilakukan karena dikhawatirkan ada peningkatan kasus, makanya kami dan puskesmas juga melakukan sosialisasi (pencegahan) ke masyarakat," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (1/12/2019).

Untuk mencegah peningkatan kasus DBD saat musim hujan, masyarakat diminta untuk melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu Dinkes KBB siap untuk melakukan fogging di setiap kecamatan jika diperlukan.

18 Orang Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah, Dinkes Cirebon Sebut Jumlahnya Meningkat dari 2018

"Dalam mengahadapi musim penghujan harus waspada, karena takutnya ada lonjakan kasus DBD. Tahun lalu jumlah kasusnya cukup banyak, tapi tahun ini mudah-mudahan enggak," kata Asep.

Ia mengatakan, peningkatan jumlah kasus DBD biasa terjadi pada awal tahun. Berdasarkan data Dinkes KBB, pada Januari 2019 saja sebanyak 238 orang yang suspect DBD.

Rocky Gerung Berani Sebut Bakal Bubarkan DPR Jika Jadi Presiden Karena Alasan Ini

"Biasanya peningkatan kasus DBD itu pada awal tahun, jadi harus ada pencegahan dan kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat dan kader," ucapnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga lingkungan rumah, jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk aedes aegypti atau jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved