Mahasiswa UIN Jakarta Tewas Tabrakan

BREAKING NEWS: Jelang Wisuda, Mahasiswa Psikologi UIN Jakarta Tewas Adu Banteng, Ini Kata Sahabatnya

Nurul Faqih (22) mahasiswa jurusan Psikologi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengalami kecelakaan sebelum

BREAKING NEWS: Jelang Wisuda, Mahasiswa Psikologi UIN Jakarta Tewas Adu Banteng, Ini Kata Sahabatnya
Istimewa
Kecelakaan melibatkan mahasiswa psikologi UIN Jakarta di hari wisuda, pagi tadi 

TRIBUNCIREBON.COM - Nurul Faqih (22) mahasiswa jurusan Psikologi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengalami kecelakaan sebelum pelaksanaan wisudanya, Minggu (1/12/2019).

Kerabat hingga keluarga korban tampak sangat berduka dan tak percaya. Berdasarkan penuturan salah satu rekannya yang juga kakak kelas almarhum Nurul Faqih, Ridwan Baidui (28) mengatakan almarhum memang benar hari ini semestinya mengikuti acara wisuda. Tetapi, di pagi harinya dia hendal mencari sarapan sebelum acara wisuda.

"Dia sempat chat ke temennya ngajak nyari sarapan. Kejadiannya itu depan Bens Radio adu banteng gitu sama motor lagi. Dan katanya yang nabraknya juga lagi kondisi mabok," kata Baduy sapaan akrab Ridwan melalui sambungan telepon.

Ketika disinggung terkait kesan dirinya terhadap almarhum, Baduy menyebut Nurul Faqih sosok orang yang memang pendiam. Bahkan, ketika ada permintaan bantuan, sosok Nurul Faqih selalu memberikan bantuan.

"Kalau dimintai tolong langsung bersedia dan dia juga jago desain. Biasanya kalau acara kampus dia yang desainnya," katanya.

Nurul Faqih yang merupakan mahasiswa 2015 UIN Jakarta, kata Baduy, sempat dia mengospeknya. Sampai detik ini, Baduy mengaku masih belum mempercayai kalau sahabatnya itu telah tiada.

Kecelakaan melibatkan mahasiswa psikologi UIN Jakarta di hari wisuda, pagi tadi
Kecelakaan melibatkan mahasiswa psikologi UIN Jakarta di hari wisuda, pagi tadi (Istimewa)

"Gua kaget gak percaya. Soalnya hari ini tuh hari wisuda dia. Pas tadi bagi gua buka hp langsung dapat kabar duka tentang almarhum. Semua rekan juga gak pada percaya," ujarnya.

Baduy juga mengisahkan momen-momen berkesan semasa almarhum masih hidup. Menurutnya, almarhum selalu mengingatkan rekan-rekannya ketika sedang berkumpul untuk melaksanakan salat.

"Kalau waktunya salat, dia orangnya selalu ingetin. Bang ayo salat yuk," katanya yang juga satu organisasi dengan almarhum di PMII 

Korban, tambah Baduy sempat dibawa ke RS Fatmawati, dan kondisi di RS tampak rekan, sahabat, dan keluarga bersedih atas kehilangan sosok yang sangat memberikan kesan baik.

Situasi di RS Fatmawati
Situasi di RS Fatmawati (Istimewa)
Halaman
123
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved