Menag Fachrul Razi Pujii UIN Bandung, Mampu Bangun Rumah Moderasi Beragama Pertama di Indonesia

Menteri Agama pun mengingatkan bahwa yang harus dimoderasi bukan agamanya, tapi cara beragama yang dilakukan penganutnya.

Menag Fachrul Razi Pujii UIN Bandung, Mampu Bangun Rumah Moderasi Beragama Pertama di Indonesia
Istimewa/UIN Bandung
Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purnawirawan) Fachrul Razi mengapresiasi pembangunan rumah moderasi yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (27/11/2019). 

BANDUNG - Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purnawirawan) Fachrul Razi mengapresiasi pembangunan rumah moderasi yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan sebagai pilot project, program ini harus ditularkan ke seluruh lembaga dan agama di Indonesia.

“Apresiasi yang tinggi kepada pembangunan rumah moderasi dan ini yang pertama, tentu harus ditularkan ke berbagai pihak terkait,” tegas Menteri Agama saat memberikan arahan dalam acara Peresmian Rumah Moderasi Beragama di Kampus Tiga UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Cileunyi Kabupaten Bandung, Selasa (26/11/2019).

Menteri Agama pun mengingatkan bahwa yang harus dimoderasi bukan agamanya, tapi cara beragama yang dilakukan penganutnya.

“Jadi saya ingin ingatkan sekali lagi bahwa yang dilakukan kita adalah memoderasi cara beragama, bukan memoderasi agama. Karena agama sudah moderat, Islam sudah sangat moderat, rahmatan lil ‘alamiin,” tegasnya.

Lebih lanjut Menteri Agama pun menegaskan bahwa konsep moderasi tidak hanya untuk umat Islam, tapi untuk semua penganut agama mengingat potensi perpecahan itu ada disemua agama.

“Tentu saja semua agama, penganutnya, pasti meyakini bahwa agamanya benar, itu harus dihormati. Hanya saja dalam kehidupan sosial bersama, bagaimana kita rukun, menjaga NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Undang Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi garda terdepan dalam mengembangkan sikap moderat, disiplin dalam bertugas dan penguatan wawasan kebangsaan serta tidak menjadi pengembang benih-benih radikalisme.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Mahmud menyatakan bahwa pihaknya menjadi yang pertama meresmikan rumah moderasi dari 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

“Di kampus tiga ini, di rumah moderasi, kami akan mendidik dan melahirkan Sarjana Ulama Zaman Now. Dengan kapasitas hafizh, menguasai teknologi, memahami al-Qur’an, serta berwawasan moderat dan cinta NKRI. Mendukung terwujudnya negeri Indonesia yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghafuur,” tegasnya.

UIN Bandung, tegas Rektor, akan mendorong para dai, mubalig, penyuluh, guru agama dan berbagai profesi lainnya, para alumni sebagai kekuatan untuk menguatkan moderasi beragama. Bahkan di program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kini ada laboratorium PAI moderasi.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved