Hujan Angin Mengamuk di Cimahi dan KBB, Pohon Tumbang Timpa Motor, 7 Rumah Warga Cililin Rusak

Waktu tiba di lokasi, pohon masih melintang ada upaya pemotongan dari pihak sekolah hanya ranting, kalau batang pohon yang besarnya tidak bisa

Hujan Angin Mengamuk di Cimahi dan KBB, Pohon Tumbang Timpa Motor, 7 Rumah Warga Cililin Rusak
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Petugas Damkar Kota Cimahi dibantu Tagana dan tenaga sekolah menyingkirkan pohon besar yang tumbang menimpa sepeda motor di tempat parkir SMK Mohammad Toha, Nanjung, Cibodas, Kota Cimahi, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Syarif Pulloh Anwari & Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Hujan deras disertai tiupan angin kencang melanda sejumlah daerah di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/11/2019) siang. Akibat kejadian itu, beberapa pohon tumbang dan menimpa kendaraan bermotor di Cimahi, sementara di daerah Cililin (KBB), sedikitnya 7 rumah mengalami kerusakan akibat hujan angin.

Tiupan angin kencang yang menyertai hujan deras menumbangkan sebatang pohon besar di tempat parkir SMK Mohamad Toha Jalan Nanjung Bodas RT4/11, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Senin (25/11/2019). Pohon tumbang itu menimpa dua unit sepeda motor yang sedang diparkir.

Rahmat Abdul Fatah, guru Produktif Administrasi Perkantoran di sekolah tersebut mengungkapkan saat kejadian dirinya sedang berada di lokasi.

"Pukul 13.00 WIB terjadinya hujan besar disertai angin puting beliung," ujar Rahmat. 

Sekitar pukul 13.45 WIB pohon yang berada di sekitar sekolah tiba-tiba tumbang dan menimpa dua motor.

"Lalu pukul 13.45 WIB pohon roboh dan menimpa dua motor, motor lainnya selamat," ujarnya.

Saat Tribun Jabar menyambangi lokasi, terlihat kedua motor tersebut mengalami kerusakan di bagian bodi.

Rahmat mengatakan saat kejadian, di sekolah sedang sepi, karena guru dan murid memperingati Hari Guru Nasional.

"KBM sudah beres, karena sekarang Hari Guru, kami cuma upacara. Pembelajaran sampai pukul 10.00 WIB lalu siswa dipulangkan. Di sekolah sepi yang tersisa hanya guru-guru," ujarnya.

Ashanty Ambruk Saat Salat Maghrib Karena Tak Kuasa Tahan Sakit, Penyakitnya Jadi Lebih Parah?

ISTRI Terduga Teroris Merinding Ketakutan Dengar Suara Aneh & Sosok Bayangan Perempuan di Tempat Kos

Pihak Damkar Kota Cimahi mendapati laporan pohon tumbang itu sekitar pukul 15.10 WIB dan langsung meluncur ke SMK Mohamad Toha. 

Tiba di lokasi, petugas Resque dan Penyelamatan Damkar Cimahi, dibantu unsur lainnya seperti Tagana Kota Cimahi dan BPBD Kota Cimahi melakukan evakuasi pohon yang sudah roboh dan menimpa dua motor.

"Waktu tiba di lokasi, pohon masih melintang ada upaya pemotongan dari pihak sekolah hanya ranting, kalau batang pohon yang besarnya tidak bisa. Penanganannya pemotongan pohon dan evakuasi pohon," ujar, ujar Petugas Rescue dan Penyelamatan Damkar Cimahi, Eri Rukmana kepada Tribun Jabar. 

Menurut Eri, kedua motor tersebut milik guru di sekolah tersebut yang sedang terparkir, atas nama Fadli dan Rizky.

GURU Cantik Lemas Usai Siswanya Nyelonong Masuk ke Kamar, Sang Mertua Sempat Dengar Jeritan

Besok Sore Live di RCTI, Timnas U23 Indonesia Siap Hadapi Thailand, Berikut Pemain yang Siap Turun

Eri mengatakan pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap dua motor, dan kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

"Kami mengevakuasi menggunakan APD, Chainsaw, golok, linggis untuk  menjungkit pohon," ungkapnya

Lalu Lintas Tersendat

Peristiwa pohon tumbang saat hujan deras juga terjadi di depan Kantor Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jalan Jati Serut, Senin (25/11/2019).

Dari pantauan Tribun Jabar di lokasi, petugas BPBD Kota Cimahi dibantu DLH Kota Cimahi mengevakuasi pohon yang tumbang akibat hujan lebat.

"Kami mendapati laporan dari pihak Damkar Kota Cimahi, ada pohon tumbang sekitar pukul 14.19 WIB. Kejadian pas hujan lebat disertai angin kencang di area Cimahi Utara," ujar Satgas BPBD Kota Cimahi, Jaka Umbara di lokasi kejadian.

Petugas Damkar Kota Bandung memotong batang pohon besar yang tumbang menimpa motor di SMK Mohamad Toha, Nanjung, Cibodas, Kota Cimahi, Senin (25/11/2019).
Petugas Damkar Kota Bandung memotong batang pohon besar yang tumbang menimpa motor di SMK Mohamad Toha, Nanjung, Cibodas, Kota Cimahi, Senin (25/11/2019). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Jaka mengatakan pohon tumbang tersebut berjenis Caringin dengan diameter 30 cm, ketinggian 12 meter.

Pihaknya menggunakan dua gergaji mesin dan golok untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

"Personel yang diterjunkan dari DLH Kota Cimahi 5 orang, BPBD Cimahi 2 personel," ujarnya.

Di lokasi, sepanjang jalan Jati Serut, Kota Cimahi, arus kendaraan roda empat dan dua terlihat tersendat.

"Lalu-lintas dibantu juga sama warga disetop, Kemacetan adanya di depan pertigaan (kearah Jalan Jati Serut)," ujarnya.

Kejadian di Cililin

Hujan deras disertai angin kencang juga menerjang sejumlah rumah warga di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga mengalami kerusakan, Senin (25/11/2019) sore.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Polsek dan Koramil Cililin, hingga Senin malam masih menginventarisir kerusakan akibat bencana tersebut.

Camat Cililin, Endang Hadiat mengatakan, sejauh ini, pihaknya baru mendapatkan laporan lisan dari warga setempat bahwa ada sekitar tujuh rumah yang rusak, termasuk sebuah toko.

"Berdasarkan laporan ada 7 rumah, untuk proses asesmen terkendala oleh hujan yang terus turun," ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, hingga saat ini kerusakan terjadi di Desa Cililin, Desa Batulayang dan Desa Karangtanjung.

Namun, tak menutup kemungkinan area kerusakan akibat angin kencang juga ada di desa-desa yang lain.

Pihaknya memastikan, sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Tetapi untuk memastikan, pihaknya akan terus menginventarisir dan mendeteksi kerusakan di lapangan.

"Sekarang kami tinjau ke Pasar Cililin," katanya.

Selain rumah yang terdampak, Endang mengatakan kejadian tersebut menyebabkan pohon tumbang, sehingga ia meminta warga agar tetap waspada.

"Baik untuk menghadapi bencana angin atau pun bencana longsor. Saya juga imbau agar warga memotong dahan pohon yang dirasa mengancam keselamatan, tidak perlu dipotong semuanya," ucapnya. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved