APBD 2020 Kabupaten Cirebon Sudah Sah, Anggarannya Naik dari yang Diusulkan, Cek Di Sini Rinciannya

Rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Cirebon 2020

APBD 2020 Kabupaten Cirebon Sudah Sah, Anggarannya Naik dari yang Diusulkan, Cek Di Sini Rinciannya
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang baru 

‎Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Cirebon 2020, telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, di halaman gedung DPRD, Jumat (22/11/2019).

Pada rapat paripurna pembahasan rancangan APBD 30 Agustus lalu‎, Pemerintah Kabupaten Cirebon menghantarkan sebesar Rp 3,53 triliun, namun setelah dilakukan pembahasan oleh DPRD, naik menjadi Rp 3,56 triliun.

Rincian APBD yang telah disahkan oleh DPRD tersebut, yakni Rp 2,43 triliun untuk belanja tidak langsung,‎ Rp 1,26 triliun belanja langsung, Rp 46 miliar pembiayaan daerah, dan penerimaan daerah Rp 58 miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Lutfhi, mengatakan, APBD 2020 dianggap masih belum berkualitas, karena tidak proporsional, yakni 70 persen untuk belanja tidak langsung dan 30 persen belanja langsung.

"Kami akan dorong ditahun selanjutnya menjadi 40 persen 60 persen, empat tahun kedepan diharapkan 50 persen 50 persen," kata Lutfhi di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (24/11/2019).

Untuk meningkatkan hingga angka 50:50, kata Lutfhi, pemerintah daerah bersama stakeholder harus lebih kreatif lagi untuk menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Cirebon.

‎Lanjut Lutfhi, kalau hanya terus mengandalkan dari dana perimbangan, Kabupaten Cirebon tidak akan mungkin melakukan melaksanakan banyak pembangunan.

"Kemudian anggaran dari bantuan  Kementerian KL sebisa mungkin tarik ke Cirebon agar  lebih banyak lagi. Kami dari DPRD bersama pak bupati, berkomitmen untuk bagaimana anggaran biaya langsung bisa lebih besar lagi ke depan‎," katanya

Lutfhi mengatakan, untuk APBD 2020, Pemerintah Kabupaten Cirebon diminta untuk menuntaskan sejumlah persoalan yang harus tuntas pada 2020 yaitu, permasalahan kebutuhan air bersih untuk masyarakat dan sampah.

‎"Kemudian prioritas 2021 dan seterusnya, masalah kemiskinan dan masalah pengangguran bisa dituntaskan oleh bupati," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved