Kerja Tidak Full Time, Staf Khusus Presiden Bakal Digaji Penuh, Tak Main-main, Rp 51 Juta per Bulan

Sebelumnya Jokowi pernah mengatakan, Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial tersebut tidak akan bekerja full time.

Kerja Tidak Full Time, Staf Khusus Presiden Bakal Digaji Penuh, Tak Main-main, Rp 51 Juta per Bulan
Istimewa
Presiden Jokowi 

TRIBUCIREBON.COM Kabar gaji Staf Khusus Presiden sebesar Rp 51 Juta per bulan menimbulkan pro dan kontra.

Di antara 14 nama Staf Khusus Presiden, ada tujuh anggota yang masuk dalam kalangan milenial.

Sebelumnya Jokowi pernah mengatakan, Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial tersebut tidak akan bekerja full time.

Namun, mereka akan tetap diberi hak keuangan alias gaji secara penuh.

Rupanya publik mengetahui besaran gaji yang diberikan kepada stafsus presiden, dan muncul pro kontra soal gaji stafsus presiden.

 7 Anak Muda Milenial Jadi Staf Khusus Presiden, Ini Tugas dan Taksiran Gajinya

Pro kontra tersebut beberapa disampaikan tokoh politik.

Berikut ini kumpulan tanggapan soal besaran gaji Stafsus Presiden yang telah dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber pada Sabtu (23/11/2019).

1. Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaoanan Daulay

Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay
Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay (Chaerul Umam)

Saleh berpendapat jumlah pembantu presiden banyak.

Keputusan mengangkat 14 staf khusus presiden justru membuat birokrasi menjadi gemuk.

Menutur Saleh, pengangkatan staf khusus presiden tidak efisien.

 Jokowi Tunjuk 7 Staf Khusus, PKS Sebut Bagi-bagi Kursi dan Berpotensi Tumpang Tindih

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved