Guru Honorer di Indramayu Mengaku Sudah Lelah Berjuang, Capek Demo Terus tapi Tak Ada Pengaruhnya

Namun sejumlah usaha itu, tidak ada yang berdampak sedikit pun terhadap kesejahteraan guru honorer.

Guru Honorer di Indramayu Mengaku Sudah Lelah Berjuang, Capek Demo Terus tapi Tak Ada Pengaruhnya
Tribun Cirebon.com/Handhika Rahman
Seorang guru honorer pelajaran komputer di SMK NU Krangkeng, Jamaludin (36) 

Jamaludin sendiri sudah mengabdi menjadi guru honorer selama 13 tahun sejak 2006 lalu. Ia hanya menerima gaji sebesar sebesar Rp 246 ribu per bulan.

Dengan rincian, sebesar Rp 156 ribu itu gaji yang diterima dari jam mengajar, dan sebesar Rp 90 ribu merupakan uang tunjangan transport.

Meski demikian, dirinya tetap memilih untuk mengabdikan diri sebagai guru walau kemungkinan diangkat menjadi guru PNS tidak mungkin terjadi.

Ia juga berharap, pemerintah bisa memiliki sedikit perhatian terhadap nasib para guru honorer.

Pasalnya, para guru honorer juga memerlukan upah yang layak untuk menghidupi kebutuhan keluarga.

"Saya itikad dari rumah untuk ngajar, ngabdi menyalurkan ilmu, karena kalau ilmu tidak disalurkan tidak akan berguna, saya nyari kebarokahan saja. Kalau materi alhamdulillah saya bisa hidup berkat usaha garam yang dirintis sejak 2015," ujar dia.

ZODIAK Cinta Besok Sabtu 23 November 2019: Libra Cari Solusi Bersama, Scorpio Harus Ubah Sikap

ZODIAK BESOK Sabtu 23 November 2019: Pisces Butuh Dukungan Moral, Libra Ada yang Tak Senang

Jadi PPPK

 Dengan tidak berlakunya lagi PP Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi polemik para guru honorer kategori 2 (K2).

Pasalnya, meski sudah mengabdi bertahun-tahun lamanya para guru honorer tidak bisa diangkat menjadi CPNS.

Meski demikian, Kasi Pengadaan dan Pemberhentian BKPSDM Kabupaten Indramayu, Suleman Zajuli menyarankan, para guru honorer untuk menempuh jalur pendaftaran Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 sebagai solusi.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved