Teror Lempar Sperma di Tasik

Psikiater Bilang Pelaku Teror Sperma Kelamaan Jomblo Kecanduan Pornografi Punya Imajinasi Vulgar

Biasanya pelaku ekshibisionis di kota-kota besar hanya menunjukkan organ vitalnya untuk mendapatkan reaksi dari wanita.

Psikiater Bilang Pelaku Teror Sperma Kelamaan Jomblo Kecanduan Pornografi Punya Imajinasi Vulgar
Tribun Jabar/Isep Heri
Pelaku pelemparan sperma di Kota tasikmalaya sesaat saat ditangkap polisi, Senin (18/11/2019). 

TRIBUNCIREBON, TASIKMALAYA - SN (25), tersangka teror pelempar sperma dan begal payudara di Kota Tasikmalaya diindikasikan memiliki kejiwaan normal tapi telat memiliki pasangan.

Pelaku pun sudah kecanduan hal-hal berbau pornografi dan tak bisa berinteraksi sosial secara normal.

"Sebetulnya penyebabnya kompleks, tapi melihat dari usianya pelaku telat memiliki pasangan," kata Kepala Biro Psikologi Solusi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Rikha Surtika MPsi, Rabu (20/11/2019).

"Hasratnya terus didorong oleh konten pornografi tapi tak berhasil menyalurkan hasratnya secara normal ke lawan jenis."

Pelempar sperma berdaya imajinasi vulgar. Ditambahkan Rikha, dirinya baru menemukan ada kasus aneh seperti ini di Tasikmalaya.

Biasanya pelaku ekshibisionis di kota-kota besar hanya menunjukkan organ vitalnya untuk mendapatkan reaksi dari wanita.

Tapi, pelaku pelempar sperma di Kota Tasikmalaya ini merupakan fenomena baru yang memiliki daya imajinasi sangat vulgar.

"Perlakuannya ini juga akibat tidak bisa menjaga pertemanan dengan manusia atau lawan jenis," ujar dia.

"Juga, ketidakmampuan berinteraksi sosial dan tak bisa mendapatkan pasangan. Terlebih usianya masa ideal untuk menikah."

JANDA Cantik Dijual via WhatsApp, Mucikarinya Pasangan Suami Istri Asal Gresik

TERBONGKAR Kisah Soeharto Sebelum Jadi Presiden, Diperlakukan Tak Adil di Militer & Jadi Sopir Taksi

Atas ketidakmampuannya tersebut, tambah Rikha, pelaku diduga terus memupuk hasrat seksualnya dengan cara menonton hal pronografi.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved