Gara-gara Selang Gas Bocor, 3 Warga Alami Luka Bakar Saat Sedang Syukuran Pernikahan

Tiga orang warga Kecamatan Sindangbarang menderita luka bakar saat tabung gas bocor menyambar warga yang sedang berada

Gara-gara Selang Gas Bocor, 3 Warga Alami Luka Bakar Saat Sedang Syukuran Pernikahan
Tribun Jabar/Ferri Amiril
Tiga orang warga Kecamatan Sindangbarang menderita luka bakar saat tabung gas bocor menyambar warga yang sedang berada di acara syukuran, di Kampunh Kiarajangkung RT 07/01, Desa Jatisari Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/11/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Tiga orang warga Kecamatan Sindangbarang menderita luka bakar saat tabung gas bocor menyambar warga yang sedang berada di acara syukuran, di Kampung Kiarajangkung RT 07/01, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/11/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang, mengatakan, tabung gas bocor tersebut terjadi pada saat acara syukuran pernikahan di rumah Ade Rasmi.

"Pada saat sedang memasak di dapur, tiba-tiba selang gas lepas dari tabungnya, sehingga api menyambar tiga orang," kata Nandang, Rabu (20/11/2019).

Lalu, tabung gas besar yang masih mengeluarkan api tersebut dibawa keluar rumah oleh Puji untuk dipadamkan karena takut membakar dapur rumah.

Tiga orang korban dari kejadian tersebut, di antaranya Puji (38), Arip (30), dan Mahmuddin (45).

"Tiga korban sempat dirawat di Puskesmas Pembantu Jatisari untuk mendapatkan pengobatan medis dan setelah selesai diperiksa medis, ketiga korban diperkenankan pulang," katanya.

Gas Bocor dari Gudang PDAM Tirta Mukti

Sebanyak 46 warga Kampung Ciajag RT 01/05, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, menderita sesak nafas dan batuk diduga disebabkan oleh gas bocor dari gudang PDAM Tirta Mukti yang berada di sekitar permukiman warga.

Kejadian terjadi pukul 20.45 WIB. Warga berhamburan keluar rumah menghindari bau menyengat.

Camat Cilaku, Dadi Rustandi, mengatakan pihaknya saat ini masih terus mendata warga dan melakukan pelayanan kesehatan mereka yang terkena sesak nafas.

Hampir Setiap Hari Kebakaran Lahan Terjadi di Indramayu, Kali Ini Diduga Disebabkan Puntung Rokok

12 Kios Pasar Guntur Terbakar, Ini Asal Api yang Kemudian Merembet ke Kios Lain

Beda Pilihan Saat Pilkades, Hajat Pernikahan Anak Tini Diboikot Warga, Tak Ada Tamu yang Datang

"Kalau yang parah berjumlah 12 orang sudah dibawa ke rumah sakit, sisanya sekarang terus berdatangan ke pelayanan puskesmas di sebuah rumah warga," kata Dadi, Selasa (1/10/2019) di lokasi kejadian.

Dadi mengatakan, kronologis awal bahwa di gudang ada gas bekas pembunuh bakteri dengan berat kurang lebih 50 kilogram. Gas tersebut berkarat dan tiga tahunan tak terpakai diduga mengalami kebocoran.

"Tak ada hubungan dengan aliran PDAM sekarang, efek gas bocor memang ada efek pengap kepada masyarakat sebanyak 12 orang dibawa ke rumah sakit," ujar Dadi.  (*)

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved