2 Bulan, Densus 88 Berhasil Tangkap 4 Terduga Teroris di Cirebon, Semua Terduga Kelompok JAD

Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan upaya penangkapan terduga teroris‎. Di wilayah hukum Polres Cirebon, dalam dua

2 Bulan, Densus 88 Berhasil Tangkap 4 Terduga Teroris di Cirebon, Semua Terduga Kelompok JAD
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI - Tim Densus 88 dikabarkan menangkap dua terduga teroris di Kota Cirebon, Rabu (26/6/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan upaya penangkapan terduga teroris‎. Di wilayah hukum Polres Cirebon, dalam dua bulan terakhir ini, empat warga ditangkap karena diduga sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Yang pertama,‎ YF (49), warga Blok Balong, Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, terduga ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Minggu (13/10/2019) di daerah Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Dari hasil pengembangan yang telah dilakukan, terduga merupakan jaringan Amir JAD Cirebon.

Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang.

Kedua, LT warga Blok Tanah Baru Selatan, Desa Panembahan, Kecamatan Plered, LT ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Senin (14/10/2019) pukul 20.00 WIB di kediamannya.

Penggeledahan di kediaman terduga teroris LT, kepolisian menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga bilah golok dan buku-buku terkait aksi terorisme.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, mengamankan MRA (28), warga Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, karena diduga sebagai teroris.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, mengamankan MRA (28), warga Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, karena diduga sebagai teroris. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Ketiga,‎ OA (22), warga Blok Lima, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, ditangkap di Kota Bandung pada Kamis (17/10/2019).

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melaksanakan aksi teror, di antaranya, panci bertekanan, alat penanak nasi, cairan kimia, senjata tajam, dan arang.

Dan keempat,‎ MRA (28), warga Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, ‎ditangkap di Kecamatan Jamblang pada Senin (18/11/2019).

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved