Berita Indramayu

Puluhan Pelaku Curanmor Ini Berhasil Jual Motor Bodong Rp 10 Juta Hanya Bermodalkan STNK Palsu

Modus pelaku Curas dan curanmor tersebut terungkap setelah sebanyak 24 pelaku dibekuk jajaran polisi Polres Indramayu

Puluhan Pelaku Curanmor Ini Berhasil Jual Motor Bodong Rp 10 Juta Hanya Bermodalkan STNK Palsu
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para pelaku Curas dan Curanmor antar provinsi saat digelandang di Mapolres Indramayu, Senin (18/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Para pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil memperdaya para pembeli motor bodong hasil curian hanya dengan bermodalkan STNK palsu.

Modus pelaku tersebut terungkap setelah sebanyak 24 pelaku dibekuk jajaran polisi Polres Indramayu beserta barang bukti yang diamankan sebanyak 86 unit sepeda motor beragam merk.

Mereka adalah SN (35), JJT (29), SPY (29) yang bertindak sebagai pelaku Curas.

Tak Hanya Anak Bupati Majalengka Karna Sobahi yang Jadi Tersangka, Kapolda Sebut Ada 2 Orang Lagi

Para pelaku Curas dan Curanmor antar provinsi saat digelandang di Mapolres Indramayu, Senin (18/11/2019).
Para pelaku Curas dan Curanmor antar provinsi saat digelandang di Mapolres Indramayu, Senin (18/11/2019). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Selanjutnya, WSM (36), MHDN (40), DRN (44), HRS (32), USM (41), CSM (42), CRM (41), KRD (32) yang bertindak sebagai pelaku Curanmor.

Serta sebanyak 13 orang bertugas sebagai penadah barang curian, yakni HRY (40), ED MLD (40), SKR (42), RHM (50), RDN (35), ENDG RHT (26), PRT (33), WRN (40), ILM BHTR (27), TRM (50), SYF MM (28), SDRT (25), TRY (36).

Bos Persija Jakarta Beberkan Nasib Edson Tavares & Marko Simic Menjelang Akhir Musim Liga 1 2019

Kapolres Indramayu, AKBP M. Yoris MY Marzuki melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Suseno Adi Wibowo mengatakan, motor hasil curian pelaku Curas dan Curanmor ini terlebih dahulu dijual pelaku kepada para penadah.

Di sana, pelaku penadah ada yang bertindak merubah nomor rangka dan mesin motor.

Selain itu, ada juga pelaku yang menyediakan STNK palsu.

"Motor di sini harganya standar, misal matic dan bebek dihargai Rp 2-4 juta, kemudian setelah diberi STNK palsu harganya bertambah Rp 1,5 juta," ujar dia kepada Wartawan saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Senin (18/11/2019).

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved