Breaking News:

Tim Indonesia Dianggap Enteng, Indra Sjafri Minta Pemain Singapura Segera Bertobat

Pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri memberikan tanggapan terhadap komentar bek Singapura Jordan Vestering.

Dok. FAS
Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri. 

Dimotori pemain senior, Evan Dimas Darmono, serangan timnas Indonesia nyaris berbuah hasil pada menit ketiga andai Muhammad Rafli tak lebih dulu terjebak offside.

Bermain di kandang lawan juga tak menyurutkan semangat timnas Iran.

Para pemain Iran terlihat nyaman menguasai bola hingga lima menit pertandingan berjalan.

Iran juga sempat membuat peluang pada menit kedelapan, namun upaya Amir Roustari belum mengarah ke gawang.

Di tengah gempuran pemain Iran, Indonesia sukses mencuri gol pembuka pada menit kesepuluh.

Diawali umpan terobosan Syahrian Abimanyu ke sektor sayap kiri, bola diterima Feby Eka yang merangsek ke kotak penalti.

Tak egois, winger Persija Jakarta itu memberikan cutback kepada Rafli yang dengan mudah menjaringkan bola ke gawang Iran.

Tertinggal satu gol, Iran lebih gencar menyerang dengan skema umpan lambung.

TWITTER PSSI
Selebrasi pemain timnas U-22 Indonesia, Muhammad Rafli (nomor 27), usai mencetak gol ke gawang Iran dalam laga uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (13/11/2019).
Sundulan Mohammad Mehdi hampir merobek gawang Indonesia andai tak melenceng beberapa sentimeter di samping gawang kawalan Andy Setyo.
Semenit berselang giliran Mohammadreza Azadi yang membuang peluang emas di mulut gawang Indonesia.

Awan Setho membuat penyelamatan gemilang pada menit ke-23 dengan menepis tembakan keras pemain Iran, Amir Roustari.

Halaman
1234
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved