BP4D Akui Waktu Menginap Wisatawan di Kota Cirebon Hanya Satu Hari Meski Destinasi Wisatanya Unggul

Misalnya, wisata kuliner Kota Cirebon yang sangat beragam dan harganya lebih murah menjadi nilai tambah tersendiri.

BP4D Akui Waktu Menginap Wisatawan di Kota Cirebon Hanya Satu Hari Meski Destinasi Wisatanya Unggul
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Pengunjung saat check in di Hotel Santika Cirebon belum lama ini. BP4D Kota Cirebon mencatat waktu tinggal wisatawan di Kota Cirebon hanya satu hari meski destinasi wisatanya mempunyai banyak keunggulan. 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon mencatat waktu menginap wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon hanya satu hari.

Padahal, Kota Udang mempunyai keunggulan tersendiri dalam hal destinasi wisata.

Mulai wisata kuliner, wisata sejarah, hingga seni budaya khas Cirebon yang tidak ditemukan di tempat lainnya.

Kepala BP4D Kota Cirebon, M Arif Kurniawan, mengatakan, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) waktu stay wisatawan minimalnya ialah dua hari.

"Masih diperlukan upaya-upaya untuk menambah waktu stay para wisatawan," ujar M Arif Kurniawan kepada Tribun Jabar, Sabtu (16/11/2019).

Ia mengatakan, seharusnya waktu tinggal para wisatawan bisa lebih lama mengingat potensi wisata yang ada.

Misalnya, wisata kuliner Kota Cirebon yang sangat beragam dan harganya lebih murah menjadi nilai tambah tersendiri.

Selain itu, kekhasan wisata budaya seperti keraton tidak bisa ditemukan di daerah lain di Jawa Barat.

"Tapi memang wisatawan yang datang sering mengeluhkan soal kenyamanan, terutama masalah suhu panas," kata M Arif Kurniawan.

BREAKING NEWS - Anak Bupati Ditahan, Panji Pamungkasandi Cabut Laporan Perkara, Akhirnya Damai!

Waspada, Pergerakan Sesar Baribis Sudah Sampai di Kecamatan Terisi Indramayu, Bisa Picu Gempa Bumi

Cirebon yang berada di daerah pesisir secara otomatis membuat suhu udaranya terasa lebih panas, apalagi di musim kemarau seperti sekarang.

Namun, menurut dia, permasalahan tersebut harus dipikirkan bersama oleh berbagai dinas untuk bisa ditanggulangi.

Di antaranya, untuk mengurangi suhu panas bisa dilakukan penanaman pohon rindang di berbagai titik di Kota Cirebon. (*)

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUNCIREBON.COM:

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved