Pemkab Cirebon Masih Kumpulkan Usulan Nama untuk SOR Watubelah, Ada Usulan?
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, belum menemukan nama untuk sarana
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, belum menemukan nama untuk sarana olahraga (SOR) atau stadion yang saat ini tengah dibangun di Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kabupaten Cirebon.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, Samsuri, mengatakan, untuk nama SOR harus dimusyawarahkan terlebih dahulu, karena masih dalam proses pembangunan.
"Belum memiliki calon nama stadion dan pembangunan stadion pun kan bersumber dari anggaran provinsi," kata Samsuri di Komplek Perkantoran Pemkab Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/11/2019).
Samsuri menambahkan, pembangunan SOR tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun berikutnya, namun pihak Disbudparpora meminta pembangunan agar segera dituntaskan pada 2020.
Ia menambahkan, pihaknya mendorong pemerintah provinsi dan pusat, untuk menggelontorkan dana, agar nantinya bisa digunakan masyarakat Kabupaten Cirebon.
"Mudah-mudahan bisa dilanjutkan tahun depan," katanya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, pembangunan stadion tersebut dicanangkan pada 2011, kemudian pertama dibangun pada 2012, dengan anggaran sebanyak Rp 19 miliar, namun terhenti pada 2013.
Pada 2014, pelaksanaan tahap kedua kembali dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp 33 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat, pembangunan tersebut yakni pengerjaan struktur tribun stadion.
• Cristiano Ronaldo Terancam Dilarang Main 2 Tahun Gara-gara Tinggalkan Stadion Lebih Awal
• VIDEO Detik-detik Runtuhnya Atap Stadion SPorT Jabar Arcamanik, Untung Tak Ada Korban Jiwa
• Persija Jakarta Siap Lakoni Laga Tunda Hadapi Borneo FC, Ini Stadion Yang Bakal Dipakai
Kemudian pada 2015, pembangunan sarana olahraga tersebut kembali dilanjutkan dengan pengerjaan Tribun bagian utara, selatan, barat, dan timur serta pembangunan lapangan, sebanyak Rp 20 milyar.
Di 2016, Provinsi Jawa Barat kembali menggelontorkan dana sebesar Rp 30 miliar dan Rp 50 miliar pada 2017, namun pada 2017 hingga 2019 pertengahan terhenti karena bersamaan dengan penyelenggaraan pilkada.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon, Sukma Nugraha, pada 2019, pembangunan stadion kembali dilanjutkan, dengan anggaran sebesar Rp 50 miliar dari APBD Provinsi dan Rp 30 miliar dari APBD kabupaten.
Pada 2019, kata Sukma, ada beberapa pengerjaan, yakni pengerjaan struktur, kolom bulat, tribun, pekerjaan lantai, plafon, saniter,pekerjaan kacas stop, pekerjaan menikal, dan elektrikal.
"Untuk pengerjaan tahun ini memiliki sisa waktu 35 hari lagi, itu belum beres dan Stadion ini tidak sama dengan yang di Bekasi, di sini keterbatasan anggaran," kata Sukma.
Pantauan Tribun Jabar di lokasi, puluhan pekerja tengah berupaya merampungkan sejumlah bagian stadion, alat berat pun terlihat hilir mudik di pelataran sarana olahraga tersebut.
Untuk pembangunan lanjutan 2019 ini, dilakukan oleh perusahaan, yakni PT Azabanar dengan nilai sebesar Rp 44.675.403.000 dan PT Arafah Alam Sejahtera, Rp 32.776.677.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/sor.jpg)