Kasus Penembakan Kontraktor

TERKINI, Kasus Penembakan oleh Anak Bupati Kuasa Hukumnya Sebut Gara-gara Masalah Utang

Kasus penembakan terhadap seorang pengusaha di Kabupaten Majalengka yang melibatkan anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam

TERKINI, Kasus Penembakan oleh Anak Bupati Kuasa Hukumnya Sebut Gara-gara Masalah Utang
Kolase
Ilustrasi penembakan, Bupati Majalengka Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Kasus penembakan terhadap seorang pengusaha di Kabupaten Majalengka yang melibatkan anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam dipastikan terkait hutang piutang.

Masalah itupun, tanpa ada kaitannya dengan kebijakan atau perizinan yang dilakukan Pemkab Majalengka.

"Jadi kami tegaskan kembali kalau insiden itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan kebijakan Pemkab Majalengka," ujar Kristiwanto salah satu penasehat hukum Irfan Nur Alam, Rabu (14/11/2019).

Kristiwanto menjelaskan, hutang piutang yang dimaksud itu antara PT Laskar Makmur Sadaya dengan Panji Pamungkasandi (pelapor) dalam mengurusi perizinan ke Pertamina.

Hal itu, sesuai dengan surat perjanjian pembangunan proyek SPBU nomor 01/SO/PEJ/I/2019 tentang pengurusan perizinan SPBU atas nama PT Laskar Sadaya.

"Direkturnya adalalah Danil Rezal Prilian, bukan klien kami. Dan inipun hanya dipinjam perusahaannya oleh HW melalui AS," ucap dia.

Sementara, Kristiwanto mengatakan, penggunaan senpi yang dilakukan oleh Irfan Nur Alam bukan berasal dari Perbakin.

Menurutnya, senjata yang diduga berjenis Kaliber 9 mm itu, dikeluarkan oleh Mabes Polri yang diperuntukan untuk membela diri.

"Nah untuk memiliki senpi itu, diperoleh melalui prosedur yang benar. Dimulai dari pendaftaran dan tes sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Kristiwanto.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved