Breaking News:

Tanamkan Karakter Jujur, Disdik Kabupaten Cirebon Terapkan Pendidikan Antikorupsi ke Anak PAUD & SD

Pemerintah Kabupaten Cirebon, mulai menerapkan pendidikan antikorupsi bagi lingkungan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - ‎Pemerintah Kabupaten Cirebon, mulai menerapkan pendidikan antikorupsi bagi lingkungan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar, mengatakan,‎ pendidikan antikorupsi di Kabupaten Cirebon didasari oleh peraturan bupati (perbub) nomor 30 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan antikorupsi.

"Pendidikan antikorupsi ini sudah diterapkan sejak awal tahun ajaran 2019. Jadi disisipkan di setiap jenjang sekolah," kata Asdullah di Kantor Disdik Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kamis (14/11/2019).

Dalam isi perbup tersebut, beberapa di antaranya, setiap upacara pengibaran bendera merah putih setiap Senin pagi, seluruh siswa wajib mengucapkan ikrar antikorupsi secara bersamaan.

Kemudian, dimasing-masing sekolah pun dibentuk pos infaq yang sirkulirkan dua sampai tiga kali setiap pekannya dan membuat etalase kehilangan, sehingga etiap barang hilang, lalu ditemukan, bisi disimpan di etalase tersebut.

Asdullah menuturkan,‎ poin-poin dalam perbup tersebut dianggap efektif untuk menumbuhkan sifat antikorupsi kepada seluruh murid dan siswa di Kabupaten Cirebon.

"Kemudian, anak-anak pun diajarkan untuk tidak minta-minta. Sehingga nanti setelah dewasa, mereka tidak menjadi pemimpin yang memiliki mental peminta-minta," katanya.

Presiden Jokowi Pastikan Tak Ada Perppu KPK, Sejumlah Tokoh Sebut Tak Berkomitmen Berantas Korupsi

Buron 3 Tahun, Ternyata Begini Cara Tersangka Kasus Korupsi Rp 8 Miliar Itu Mengelabui Petugas

7 Pesan Jokowi untuk Kabinet Menteri Indonesia Maju: Jangan Korupsi dan Saya Bisa Copot Tengah Jalan

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon pun menekankan kepada seluruh tenaga pendidik dan pegawai untuk berkomitmen tidak melakukan praktik korupsi‎.

Asdullah mengatakan, praktik korupsi yang biasa terjadi di lingkungan dinas pendidikan adalah transaksi jual beli jabatan dan pungutan liar oleh para tenaga pendidik.

"Saya siap taruhkan jabatan saya, kalau praktik korupsi masih terjadi di lingkungan dinas pendidikan Kabupaten Cirebon," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved