Anak Bupati Majalengka Jadi Tersangka

Irfan, Anak Bupati Karna Sobahi Jadi Tersangka, Tim Pengacara Bilang Hormati Keputusan Kepolisian

Menurut versi kubu Irfan Nur Alam, tembakan dilepaskan untuk membubarkan massa yang datang bersama Panji.

Kolase
Irfan Nur Alam dan Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Salah seorang penasihat hukum Irfan Nur Alam, Dadan Taufik mengaku menghargai keputusan pihak kepolisian soal penetapan status kliennya dari saksi menjadi tersangka pada kasus penembakan kontraktor di Majalengka, Kamis (14/11/2019).

"Ya kami sangat menghargai keputusan kepolisian yang telah menetapkan klien kami sebagai tersangka," ujar Dadan saat dihubungi tribuncirebon.com melalui telepon seluler, Kamis (14/11/2019).

Selanjutnya, kata Dadan, ia akan berkoordinasi dengan tim penasihat hukum terkait penetapan status tersangka terhadap kliennya, Irfan Nur Alam.

"Tentu kami akan diskusi terlebih dahulu, jangan sampai kami salah langkah dalam menanggapi informasi ini," ucap dia.

Sebelumnya, Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi resmi ditetapkan sebagai tersangka pada kasus penembakan terhadap seorang kontraktor.

Adapun Polres Majalengka mengklaim telah mengantongi dua alat bukti untuk menjeratnya sebagai tersangka dalam peristiwa penembakan dengan korban Panji Pamungkasandi (40), kontraktor di Majalengka pada Minggu (10/11/2019).

"Penyidik gelar perkara. Ina sudah ditetapkan tersangka. Surat pemanggilan pemeriksaan Ina sebagai tersangka sudah dilayangkan untuk diperiksa besok," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via ponselnya, Kamis (14/11/2019).

Seperti diketahui, kasus ini terjadi di Ruko Hana Sakura Jalan Cigasong Kabupaten Majalengka.

Menurut berbagai versi, Irfan Nur Alam melepaskan tembakan.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved