Breaking News:

Bencana Kekeringan Masih Terjadi di Kabupaten Cirebon, Warga Sampiran Sulit Mendapatkan Air Bersih

Bencana Kekeringan Masih Terjadi di Kabupaten Cirebon, Warga Sampiran Sulit Mendapatkan Air Bersih

Tribuncirebon.com/Hakim Baihaqi
Warga Desa Blok Sampiran membawa jeriken dan ember berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih. (Tribuncirebon.com/Hakim Baihaqi) 

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Kertajati Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengatakan, awal musim hujan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, mengalami kemunduran dibanding tahun sebelumnya.

Dua Penjambret di Majalengka Dibekuk Polisi,Todong Senpi Mainan Untuk Gasak Handphone & Motor Korban

"Diprediksi Wilayah III Cirebon baru memasuki musim hujan pada November - Desember 2019," kata Ahmad Faa Iziyn saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, prediksi awal musim hujan tersebut juga tergantung dari zona musimnya. Pasalnya, setiap wilayah mengalami zona musim yang berbeda-beda.

Untuk wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon diprediksi akan memasuki musim hujan pada pertengahan November hingga awal Desember 2019.

"Indramayu juga sama, tapi di setiap kecamatannya akan berbeda," ujar Ahmad Faa Iziyn.

Persija Jakarta Sodori Kontrak Baru, Begini Jawaban Marko Simic

Menurut dia, untuk wilayah Majalengka diprediksi baru memasuki musim hujan pada akhir November 2019. Sedangkan musim hujan di Kabupaten Kuningan, diperkirakan baru mulai pada awal November 2019.

Padahal, kata dia, di tahun-tahun sebelumnya Wilayah III Cirebon sudah memasuki awal musim hujan pada Oktober. "Tahun ini November baru masuk musim hujan, jadi memang mundur hingga 30 harian," kata Ahmad Faa Iziyn.

 
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved