Kasus Penembakan Kontraktor

Anak Bupati Majalengka Irfan Nur Alam Miliki Senjata Api,Perbakin Bantah Bukan Pasokan dari Pihaknya

Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Majalengka menegaskan Senpi milik anak kedua Bupati Majalengka

Anak Bupati Majalengka Irfan Nur Alam Miliki Senjata Api,Perbakin Bantah Bukan Pasokan dari Pihaknya
istimewa
Ilustrasi - Penembakan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Majalengka menegaskan Senpi milik anak kedua Bupati Majalengka bukan dari pihaknya.

Hal ini disampaikan, Biro Hukum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perbakin Kabupaten Majalengka, Dadan Taufik, Kamis (14/11/2019).

Dadan mengatakan, bahwa senpi berjenis Kaliber 9 mm milik Irfan Nur Alam terduga terlapor, bukan senjata dari Perbakin.

Melainkan, kata dia, senjata bela diri yang mana senjata tersebut sangat berbeda dengan senjata milik Perbakin.

"Kalau senjata bela diri itu senjatanya berjenis karet dan senjata Perbakin itu peluru tajam," ujar Dadan, Kamis (14/11/2019).

Lanjut Dadan, dirinya juga menyampaikan bahwa Irfan Nur Alam itu, memiliki izin resmi kepemilikan senjata.

Disampaikan dia, kepemilikan tersebut langsung dikeluarkan oleh Mabes Polri.

"Otomatis secara legalitas dia memiliki izin legal atau formal dalam penggunaa senjata tersebut," ucap dia.

Dadan Taufik menambahkan, justru perizinan resmi penggunaan senpi itu sudah ada.

Bahkan, izin tersebut berlaku hingga tahun 2020 tepatnya pada tanggal 10 Januari 2020.

Diketahui, saat aksi keributan di Ruko Taman Hana Sakura pada, Minggu (10/11/2019) sekitar pukul 23.30 WIB, anak kedua Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam terlibat dalam aksi tersebut.

Terduga Teroris di Siak Melawan Petugas Densus 88 Antiteror Pakai Ketapel, Akhirnya Ditembak Petugas

PENGAKUAN Panji Pamungkasandi, Kontraktor Yang Ditembak & Dilempar Uang Oleh Anak Bupati Majalengka

Pemilik Warung Dekat TKP Penembakan Lihat Banyak Orang Berkumpul & Ribut Hingga Ada Tembakan 2 Kali

Diduga, pria yang kini menjabat sebagai Kabag Ekbang Setda Pemkab Majalengka itu melakukan penembakan terhadap saudara Panji Pamungkasandi.

Panji yang dianggap menjadi korban, awalnya menagih utang proyek perizinan pembangunan SPBU kepada terduga pelaku yang mengarah ke Irfan Nur Alam.

Setelah proses penagihan, Irfan Nur Alam mengeluarkan senjata api pistol berkaliber 9 milimeter jenis peluru karet, hingga membuat korban tertembak dan mengalami luka pada bagian telapak tangan kiri. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved