Ini Analisis Mantan Pemain Persib Bandung Yudi Guntara Soal Laga Melawan Arema FC

Robert Alberts tak panik kehilangan sejumlah pemain karena masih yakin pengganti juga punya kemampuan yang bagus, seperti Erwin Ramdani, Fretz Butuan

Ini Analisis Mantan Pemain Persib Bandung Yudi Guntara Soal Laga Melawan Arema FC
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019). 

Mantan pemain Persib Bandung, Yudi Guntara

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Secara umum saya melihat pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC sangat menarik, pelatih Robert Alberts menerapkan taktik jitu dan mampu dijalankan dengan baik semua pemainnya.

Pemain tengah dan sayap Persib Bandung bermain sangat baik lawan Arema FC, dibarengi oleh semangat juang yang luar biasa di lapangan.

Persib memainkan bola-bola cepat di bawah dan pemain Persib Bandung banyak melakukan pergerakan tanpa bola sehingga membuat pemain Arema FC menjadi bingung.

Di babak pertama, Persib Bandung melakukan serangan cepat dari lini tengah dengan banyak kombinasi bola-bola pendek, pemain meminimalkan serangan dari sayap dengan bola atas.

Serangan Persib Bandung terfokus kepada bola bawah memanfaatkan umpan menusuk ke dalam. Inilah strategi coach Robert Alberts yang juga memiliki komunikasi yang baik dalam memotivasi pemainnya.

Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019).
Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019). (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

 VIDEO-HASIL AKHIR PERSIB Bandung 3 - 0 AREMA FC, Bagi Pelatih Robert Alberts Terbaik di Musim Ini

 Bek Arema FC Minta Maaf kepada Bobotoh Persib Bandung tapi Salahkan Wasit

Sepertinya Robert Alberts tak panik kehilangan sejumlah pemain karena masih yakin pengganti juga punya kemampuan yang bagus, seperti Erwin Ramdani, Fretz Butuan, Gozali Siregar, Dedi Kusnandar, Zalnando, dan Kim Jeffrey Kurniawan.

Ya, strategi coach Robert Alberts terpaksa memainkan banyak pemain tengah dan itu terbukti jitu, dengan catatan saat menyerang para pemain melakukan serangan cepat.

Saat kehilangan bola, para pemain Persib Bandung selalu berusaha merebut dari penguasaan pemain Arema FC dengan kecepatan dan semua pemain disiplin dengan cara masuk ke dalaman di tengah-tengah Fretz dan Erwin.

Saya kira Kim Jeffrey tadi (kemarin) bukan jadi striker, tapi Kim bermain di depan Abdul Aziz dan Omid Nazari, hanya Kim bermain lebih dominan ke depan.

Kim juga efektif bermainnya. Zalnando yang jarang sekali bermain juga sudah sangat luar biasa mental bertandingnya.

Jalan Laga

Persib Bandung mengamuk pada pertandingan tunda pekan ke 21 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung menghadapi Arema FC. Tidak tanggung-tanggung, Persib menekuk Arema FC dengan skor telak, 3-0.

Tiga gol yang dilesakan oleh Maung Bandung diciptakan pada babak pertama lewat Kim Jeffrey Kurniawan di menit ke 6, Omid Nazari menit 36, dan Frets Butuan menit 39.

Kemenangan ini membuat Persib naik dua peringkat ke posisi enam menggeser Tira Persikabo dan PSS Sleman. Sementara bagi Arema FC, kekalahan atas Persib membuat posisinya tertahan di peringkat kelima.

Persib pun berhasil memperpanjang rekor tak terkalahkannya dalam enam laga terakhir.   Empat diantaranya merupakan kemenangan secara beruntun. Sementara satu laga berakhir imbang.

Pelatih Persib, Robert Alberts, mengatakan bahwa tiga poin atas Arema FC sangat penting bagi timnya. Selain itu, kemenangan ini membuktikan bahwa Persib memiliki kedalaman skuat yang mumpuni.

Meski tanpa Kevin Van Kippersluis, Ezechiel N Douassel, Esteban Vizcarra, Ardi Idrus, dan Febri Hariyadi, nyatanya Persib mampu bermain spektakuler.

Kim Jeffrey Kurniawan, Zalnando, Erwin Ramdani, Frets Butuan, dan Dedi Kusnandar, sambung pelatih asal Belanda ini sukses menggantikan pemain yang absen.

"Saya sangat senang dengan penampilan pemain dan selamat untuk suporter yang datang hari ini. Ini kemenangan yang penting menghadapi tim tangguh seperti Arema. Meskipun kami tanpa lima pemain inti tapi kami masih punya kedalaman skuat dan tim juga sudah semakin mengerti bagaimana mereka harus bermain," ujar Robert dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Persib membuka pertandingan dengan luar biasa karena mampu membuat Arema terkurung di awal babak pertama. Bahkan, dalam 10 menit awal, Persib telah mendapat tiga peluang berbahaya dan satu gol yang membuat Arema FC tertekan.

Menurut Robert, Persib sangat tampil luar biasa terutama di babak pertama. Bahkan ia berani mengklaim bahwa penampilan Supardi dkk di babak pertama merupakan yang terbaik sepanjang musim.

"Saya pikir di babak pertama, itu babak pertama terbaik kami di musim ini. Kami memainkan sepakbola yang menyerang dan juga rapat di pertahanan, tidak banyak kesempatan yang dimiliki oleh Arema, padahal Arema adalah tim yang kuat dalam menyerang. Jadi saya rasa patut memberikan apresiasi kepada tim, sangat bangga dengan apa yang ditunjukan pemain hari ini. Mereka pantas mendapat pujian atas kemenangan fantastis di kandang ini. Ini juga jadi kali pertama stadion penuh, mereka berada di belakang tim hari ini dan mendukung Persib Bandung," ucapnya.

Dari kubu lawan, Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan bahwa seharusnya gol Persib pertama yang dicetak oleh Kim Jeffrey Kurniawan tak disahkan wasit. Sebab, sebelum gol terjadi, telah terjadi pelanggaran kepada pemain Arema

"Apa yang bisa saya katakan, saya pikir gol yang pertama itu ada pelanggaran dan tidak melakukan set play, dan itu gol pertama itu menjadi penyebab. Untuk babak kedua kami cukup mengontrol pertandingan, tapi yang awal kurang bagus," ujarnya.

Selain itu, Singo Edan yang bermain tanpa banyak pemain pilarnya kata Milomir Seslija membuat penampilan timnya menjadi tak maksimal. Sehingga, dia harus mememainkan pemain seadanya untuk bisa menahan gempuran Persib

"Kami ada beberapa pemain yang tidak ada di posisi vital, Dedik, Hendro, Hamka, itu posisi vital. Kami juga tidak ada track record bagus ketika bermain di luar, kami miss dan kehilagan beberapa pemain," ucapnya.

(nazmi abdurahman)
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved