Hujan Deras Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon Beringin, Timpa Kantor Wakil Bupati Garut

Pohon caringin itu menimpa genting gedung berlantai dua itu. Bagian genting dan atap rusak.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon Beringin, Timpa Kantor Wakil Bupati Garut
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ilustrasi pohon tumbang saat turun hujan deras disertai angin kencang. 

Laporan Wartawan Tribun, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Hujan deras disertai angin kencang pukul 15.15 mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa Kantor Wakil Bupati Garut. Pohon beringan (caringin) yang tumbang berada di tengah halaman Setda Garut.

Iman, salah seorang pegawai Setda sangat terkejut karena tiba-tiba pohon tumbang dan menimpa Kantor Wakil Bupati. Saat kejadian, Iman tengah berada di dalam kantor.

"Pas angin kencang sudah firasat ada kejadian. Tiba-tiba saja pohonnya tumbang dan menimpa kantor," ucap Iman, Rabu (13/11/2019).

Pohon caringin itu menimpa genting gedung berlantai dua itu. Bagian genting dan atap rusak.

"Saat tumbang terdengar suara kencang. Saya sama yang lain langsung menyelamatkan diri. Takutnya kena ke jendela. Anginnya cuma sebentar. Enggak sampai semenit," katanya.

Selain di Setda, angin kencang juga merusak sebuah warung bubur kacang di Jalan Pembangunan. Sejumlah dahan pohon berjatuhan tersapu angin. 

Di Tasikmalaya,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mengimbau warga waspadai 4 kerawanan potensi bencana memasuki musim hujan ini. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar menyebut empat potensi kerawanan bencana yang biasanya terjadi saat memasuki musim hujan yakni banjir, longsor, pohon tumbang, dan petir.

"Musim hujan di Kota Yasikmalaua diprakirakan bulan ini di minggu ke dua dan ketiga," kata Ucu, Senin (11/11/2019).

BPBD Kabupaten Tasikmalaya Imbau Warga Waspadai Bencana Longsor dan Banjir Saat Musim Hujan

BIKIN Heboh, Nikita Mizani Malam-malam Teriak ke Warga Bandung di Jalanan Buat Tak Lupa Pakai Kondom

BOM Meledak di Medan, Mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah Nasir Abas Singgung Motif Balas Dendam

Karenanya, lanjut Ucu Anwar, masyarakat harus beriapsiaga dan mengenali potensi bencana di sekitarnya masing-masing.

"Misal jika ada pohon yang kondisinya tua, kropos, maka harus segera perlu ditebang, sebelum ada korban," Ia mencintohkan.

Pihaknya juga akan berkodinasi ke tingkat kecamatan dan kelurahan agar wilayahnya siap dalam antisipasi kerawanan saat musim hujan.

Menurutnya potensi bisa terjadi di mana saja dan kapan saja tetapi beberapa wilayah yang rawan terjadi potensi bencana saat musim hujan tiba di antaranya Kecamatan Tamansari, Kawalu, Mangkubumi, Bungursari, dan Purbaratu. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved