Harga Jahe Lokal di Indramayu Capai Rp 50-60 Ribu Per Kilogram, Warga Lebih Memilih Jahe Impor

Jahe impor di pasar tradisional lebih diminati pembeli dibanding jahe lokal saat musim kemarau sekarang in

Harga Jahe Lokal di Indramayu Capai Rp 50-60 Ribu Per Kilogram, Warga Lebih Memilih Jahe Impor
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Toni (45), pedagang sayur saat menjajakan barang dagangannya di Pasar Baru Indramayu, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jahe impor di pasar tradisional lebih diminati pembeli dibanding jahe lokal saat musim kemarau sekarang ini.

Hal tersebut diungkapkan seorang pedagang, Toni (45) kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di lapak jualannya di Pasar Baru Indramayu, Senin (11/11/2019).

Ia mengatakan, diminatinya jahe impor karena harganya yang jauh lebih murah, yakni hanya Rp 11 ribu per kilogram.

"Ada jahe Thailand, Vietnam. Pada belinya itu karena kalau yang lokal mahal, harganya naik terus sekarang sudah Rp 50-60 ribu," ujar dia.

Menurut Toni, adanya jahe impor ini juga berperan dalam mengontrol kenaikan harga yang wajar pada jahe lokal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jahe lokal pada musim kemarau ini mengalami peningkatan harga cukup drastis secara bertahap.

 Begini Cara Jaksa untuk Mendakwa Pemeran Video Vina Garut, Didalami Siapa yang Punya Ide

Terbaru, harga jahe lokal kembali naik menjadi Rp 50 ribu dari harga sebelumnya Rp 40 ribu dalam satu minggu terakhir.

Atau dengan kata lain ada peningkatan harga sebesar 150 persen dari harga jahe dalam keadaan normal yang seharusnya Rp 20 ribu per kilogram.

"Kalau tidak ada jahe import ini, mungkin harga jahe lokal sudah sampai Rp 80 ribu, karena memang stoknya sedang tidak ada," ucap dia.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved