Breaking News:

DULU Miskin Kini Banyak Undangan Ceramah, Kisah Kak Mal Penceramah Gunakan Boneka Tirukan 80 Suara

Penceramah multitalenta, Muhamad Abdul Latif (43) atau yang akrab disapa Kak Mal, terlatih menirukan 80 karakter suara. Dari suara ustaz kondang

Tribun Jabar/ Ferri Amiril
Kak mal 

"Di Riau jadi penyiar radio bahasa Sunda, banyak yang suka jadi nambah jam siar lalu nambah lagi cerita anak," katanya.

Dari situ Kak Mal suka dipanggil ke beberapa tempat, sudah mulai terbiasa dan saat itu penguasaannya jadi 10 karakter suara.

Stasiun televisi pun langsung meliriknya menjadi presenter televisi.

Tahun 2004 ia kembali ke Bogor lalu dengan berat hati meninggalkan perusahaan untuk menggeluti bakatnya.

Tahun 2014 itu juga ia mulai merintis mendirikan Daaru Zamzam yang ke depannya akan menjadi pesantren Tahfiz Alquran.

"Jadi sekarang bukan hanya dongeng saja, ceramah, motivasi, dan pengisi acara mulai banyak permintaan," katanya.

Ia mengatakan belajar autodidak untuk menirukan beberapa karakter suara. Namun, bagi yang ingin belajar ia mengatakan hal tersebut bisa dilatih.

"Saat ini saya ceramah selalu pakai kisah, karena saya melihat ada keterangan bahwa berkisah melalui ceramah itu adalah perintah Allah," ujarnya.

Kak Mal bercerita, masa kecilnya di Campaka Cianjur cukup berat karena berasal dari keluarga miskin.

"Saking miskinnya, ibu saya ngutang teri ke warung juga ga dipercaya saat itu. Saya ke sekolah pakai seragam dengan kancing berwarna-warni lalu bentuknya ada yang besar dan kecil karena diambil dari kancing daster ibu," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved