Breaking News:

Dewi Tanjung Tuding Novel Baswedan Rekayasa Penyiraman Air Keras, Kuasa Hukum Novel Lapor Polisi

peristiwa penyerangan Novel Baswedan benar-benar terjadi dan jelas telah menyebabkan kebutaan di mata sang penyidik KPK.

Editor: Machmud Mubarok
Kolase tribunnews
Novel Baswedan - Dewi Tanjung 

Lantas apa tanggapan Dewi Tanjung dengan reaksi Novel Baswedan?

Dihubungi Tribunnews.com, Dewi Tanjung mengaku bersyukur dengan Novel Baswedan melaporkan baliknya ke polisi.

Politikus PDIP itu menghargai langkah yang telah diambil sang penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Tidak apa-apa beliau kan punya hak juga melaporkan balik, sama seperti saya. Jadi nggak ada yang harus ditanggapi balik kan," ujar Dewi Tanjung.

Lebih lanjut, Dewi Tanjung menuturkan siap meladeni dan menghadapi laporan yang dibuat Novel Baswedan.

 Sosok Dewi Tanjung, Pesinetron Cantik yang Kerap Bahas Keganjilan Kasus Novel Baswedan di Youtube

Dewi Tanjung menilai, segala keputusan yang diambil dirinya termasuk melaporkan Novel Baswedan memiliki resiko.

"Ya iyalah pastilah (siap menghadapi). Saya melaporkan beliau, kalau beliau lapor balik ya saya harus hadapi. Namanya segala sesuatu kan ada resikonya," tegas Dewi Tanjung.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Dewi berpendapat, Novel Baswedan telah merekayasa peristiwa penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017 silam.

"Ada beberapa hal janggal dari semua hal yang dialami, dari rekaman CCTV, bentuk luka, perban dan kepala yang diperban. Tapi, tiba-tiba malah mata yang buta," kata Dewi di Polda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved