ADA Lagi Nih, TKW di Indramayu Fadiroh Binti Padil Hilang Kontak 13 Tahun Kerja di Malaysia

Kabar Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hilang kontak selama belasan tahun kembali terjadi

ADA Lagi Nih, TKW di Indramayu Fadiroh Binti Padil Hilang Kontak 13 Tahun Kerja di Malaysia
Istimewa
Fadiroh binti Padil (43) TKW yang hilang kontak selama 13 tahun 9 bulan di Malaysia, warga asal Blok Karanganyar, RT 010, RW 003, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabar Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hilang kontak selama belasan tahun kembali terjadi di Kabupaten Indramayu.

Kabar duka itu, datang dari Fadiroh binti Padil (43), warga asal Blok Karanganyar, RT 010, RW 003, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, Fadiroh dilaporkan hilang kontak selama 13 tahun 9 bulan di Malaysia.

"Pada Kamis, 7 November 2019 kemarin anak kandung Fadiroh, Nurazijah (25) melaporkan ibunya yang hilang kontak," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (8/11/2019).

Berdasarkan keterangan Nurajizah, Juwarih menceritakan, selama 13 tahun lebih Fadiroh bekerja di Malaysia, selama di sana ia putus komunikasi dengan keluarga dan tidak diketahui keberadaannya.

Fadiroh diketahui bekerja ke Malaysia untuk menjadi pembantu rumah tangga untuk membantu perekonomian keluarga.

Adapun niatan pergi menjadi TKW disebutkan Juwarih karena saudara dan tetangga Fadiroh banyak yang sudah lebih dahulu bekerja di Malaysia.

Meski demikian, karena tidak mengerti prosedural pemberangkaran. Saat itu Fadiroh berangkat secara ilegal tanpa melalui Pelaksanaan Penempatan Pekerja Mingran Indonesia (P3MI).

Ia berangkat ke Malaysia pada 14 Februari 2006 dengan mendaftarkan diri menjadi TKW kepada sponsor bernama Supalan. Supalan ini memberangkatkan saudara dan tetangganya dahulu ke Malaysia.

"Waktu Fadiroh diberangkatkan ke Luar Negeri, ia tidak mengerti prosesnya resmi atau tidak, tahunya bahwa pak Supalan bisa memberangkatkan PMI ke Malaysia," ujar dia.

Dijelaskan Juwarih, pihak keluarga sebelumnya juga pernah mengadukan hilangnya Fadiroh ke Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI pada 17 Januari 2014 lalu.

Namun, hingga saat ini Fadiroh belum juga diketemukan.

Kerja di Hongkong Malah Diajak Hubungan Badan Sama Majikan, TKW Asal Indramayu Ini pun Minta Pulang

TERBONGKAR, Cara TKW Asal Indramayu Ini Selamatkan Diri Saat Hendak Diperkosa Sang Majikan

TKW Asal Indramayu Ini Dipaksa Layani Berhubungan Intim Oleh Majikan, Sering Dipecut Pakai Lidi

Disampaikan Juwarih, dalam hal ini SBMI akan berupaya dengan melakukan koordinasi dengan pihak KBRI Kuala Lumpur untuk mencari keberadaan Fadiroh.

"Semoga saja pihak KBRI di Kuala Lumpur bisa membantu untuk menemukan dan memulangkan Fadiroh ke Indonesia," ujar Juwarih. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved